Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kenali Jenis-jenis Serangan Jantung, dari STEMI hingga CAS

Serangan jantung sendiri dibagi menjadi 3 jenis dengan penyebab yang berbeda
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 10 Desember 2021  |  20:12 WIB
Kenali Jenis-jenis Serangan Jantung, dari STEMI hingga CAS
Ilustrasi serangan jantung
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Sindrom koroner akut (ACS) adalah kondisi ketika arteri yang membawa darah, oksigen dan nutrisi mengalami penyumbatan. Serangan jantung adalah salah satu bentuk ACS. Ini terjadi ketika jantung tidak mendapatkan suplai darah yang cukup.

Serangan jantung sendiri dibagi menjadi 3 jenis dengan penyebab yang berbeda, yaitu:

1. STEMI

Melansir Healthline, Jumat (10/12/2021) ST Segment Elevation Myocardial Infarction (STEMI) terjadi ketika arteri koroner tersumbat total dan sebagian besar otot berhenti menerima darah. Ini merupakan serangan jantung serius yang dapat menyebabkan kerusakan signifikan.

STEMI disebut sebagai serangan jantung klasik karena gejalanya yang klasik, yaitu nyeri di bagian tengah dada.

Ketidaknyamanan dada ini dapat digambarkan sebagai tekanan atau sesak daripada rasa sakit yang tajam.

Beberapa orang yang mengalami STEMI juga menggambarkan rasa sakit di satu atau kedua lengan, punggung, leher, atau rahang mereka. Gejala lain yang mungkin menyertai nyeri dada meliputi:

Mual
Sesak napas
Kecemasan
Pusing
Keringat dingin
Jika Anda mengalami gejala serangan jantung, segera hubungi ambulans untuk mendapatkan pertolongan. Apabila ditunda, ini dapat mengakibatkan kerusakan jantung atau kematian yang berlangsung lama.

2. NSTEMI

Non-ST Segment Elevation Myocardial Infarction (NSTEMI) adalah kondisi yang ditandai dengan adanya penyumbatan sebagian pada arteri koroner. Akibatnya, aliran darah yang dibawa ke jantung sangat terbatas, dan kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan permanen pada jantung.

Sebuah angiografi koroner akan menunjukkan sejauh mana arteri diblokir. Selain itu, tes darah juga akan menunjukkan peningkatan kadar protein troponin. Ini adalah kondisi yang serius, meskipun mungkin ada lebih sedikit kerusakan jantung.

3. CAS

Coronary Artery Spasm (CAS) adalah kondisi yang terjadi tanpa adanya penyumbatan pada pembuluh arteri. Ini terjadi ketika salah satu arteri jantung mengalami kejang, sehingga aliran darah ke jantung berkurang drastis, dan bahkan bisa berhenti untuk sementara waktu.

Gejalanya bisa sama dengan serangan jantung STEMI, dan terkadang sering disalahartikan sebagai nyeri otot, gangguan pencernaan dan banyak lagi.

Hanya hasil sinar-X dan tes darah yang dapat memberitahu dokter Anda jika Anda pernah mengalami serangan jantung CAS, atau yang juga dikenal dengan serangan jantung senyap.

Kondisi ini tidak menyebabkan kerusakan permanen dan tergolong ringan. Meskipun mereka tidak seserius itu, mereka dapat meningkatkan risiko serangan jantung lain atau risiko yang lebih serius.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

penyakit kardiovaskular serangan jantung
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top