Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Strategi Prodia: Fokus Bangun Ekosistem Kesehatan Terintegrasi Melalui Digitalisasi

Prodia terus beradaptasi dan agile terhadap dinamika perkembangan teknologi di sektor kesehatan.
Media Digital
Media Digital - Bisnis.com 23 Desember 2021  |  13:57 WIB
Foto: Illustrasi
Foto: Illustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Pandemi COVID-19 telah menjadi katalisator bagi percepatan transformasi berbagai sektor usaha tak terkecuali sektor kesehatan.Pada sektor kesehatan, pandemi telah mempengaruhi bagaimana layanan kesehatan diberikan kepada pasien, penerapan protokol kesehatan yang ketat di fasilitas layanan kesehatan, jenis layanan kesehatan yang tersedia, hingga optimalisasi penggunaan sistem teknologi informasi yang memungkinkan pasien untuk berkonsultasi jarak jauh dengan dokter.

Dalam menanggapi hal ini, Prodia sebagai salah satu fasilitas layanan kesehatan dengan pemeriksaan kesehatan terlengkap di Indonesia, terus beradaptasi dan agile terhadap dinamika perkembangan teknologi di sektor kesehatan.

Sejak tahun 2017, Prodia secara konsisten terus mengembangkan layanan berbasis digital dengan memperhatikan customer journey dan patient centric model, peningkatan layanan Prodia Mobile Apps, layanan e-registration dan e-payment serta layanan hasil pemeriksaan online (HPSL Online), edukasi dan informasi melalui situs web dan sosial media, pengembangan data health record, dan pemanfaatan teknologi informasi lainnya yang telah dituangkan dalam IT Blueprint Prodia.

Guna memberikan kemudahan bagi pelanggan pada pandemi COVID-19, Prodia dengan sigap menyediakan layanan Telekonsultasi. Telekonsultasi bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi pelanggan dalam melakukan konsultasi mengenai kondisi kesehatan tanpa harus datang ke Prodia. Layanan Home Service juga terus diperkuat guna melayani pelanggan secara optimal pada masa pandemi COVID-19.

Direktur Transformasi Layanan Digital & Teknologi Informasi Prodia Andri Hidayat mengatakan bahwa, ”Prodia sebagai penyedia layanan kesehatan dengan jejaring terbesar di Indonesia harus dapat menjadi pelopor untuk layanan pemeriksaan kesehatan dengan kondisi digital yang sudah teroptimalisasikan. Hal ini tentunya akan memberikan banyak kemudahan kepada masyarakat Indonesia terutama para pelanggan yang ingin melakukan pemeriksaan kesehatan  dengan memanfaatkan layanan digital kesehatan yang Prodia miliki. Kemudahan ini dapat dilakukan dengan mengakses saluran komunikasi digital Prodia seperti website, Kontak Prodia 1500 830, sosial media seperti Line & Telegram, hingga Aplikasi Prodia Mobile,” jelas Andri pada Webinar Bisnis.com Digitalisasi Layanan Kesehatan bersama dengan Digital Transformation Office Kementerian Kesehatan RI pada 21 Desember 2021 kemarin.

Pemaparan tersebut sejalan dengan pola digitalisasi kehidupan masyarakat Indonesia yang telah mengalami perubahan sangat signifikan. Dilansir dari data milik Hootsuite & We Are Social Indonesia Digital Report menyebutkan bahwa pada January 2021 Indonesia memiliki 202.6 juta pengguna internet, dan hal ini dikonfirmasi pula oleh Direktorat Jendral Aptika Kominfo, yang menyebutkan bahwa terdapat peningkatan 11% dari tahun sebelumnya di angka 175,4 Juta. Data tersebut membuktikan bahwa digitalisasi dan pola mindset digital merupakan sebuah keniscayaan.

“Sesuai dengan tema Prodia yakni embracing future healthcare, optimalisasi digitalisasi layanan kesehatan merupakan fokus strategi Prodia untuk membangun ekosistem kesehatan yang terintegrasi. Dalam mensukseskan layanan digitalisasi yang kami miliki, kami juga melakukan kolaborasi dengan berbagai aplikasi Kesehatan seperti Halodoc, Alodokter, dan juga GoodDoctor untuk dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas. Digitalisasi pada saat pandemi pun didukung dengan keberadaan tim enterprise digital & data. Selain itu, yang paling penting dalam sebuah perubahan layanan digital adalah sumber daya manusia yang menjalankan layanan digital tersebut,  yang harus diperkuat dengan sistem cyber hygiene yang baik” tambah Andri.

Saat ini Prodia sudah memiliki Kontak Prodia di 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis AI secara onlineTanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses oleh siapapun khususnya pelanggan Prodia secara langsung kapanpun dan dimanapun melalui LINE: @prodia.id, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Website Prodia: www.prodia.co.id .

Andri juga menambahkan bahwa layanan Home Service dan pemesanan melalui Prodia Mobile Apps juga mengalami peningkatan pada masa pandemi.

“Kami melihat dari data Home Service yang kami miliki terdapat peningkatan yang cukup signifikan. Selain itu jumlah pengunduh aplikasi juga mengalami peningkatan sebanyak 309,1%. Lebih lanjut, kami juga melihat adanya peningkatan jumlah pemesanan melalui aplikasi yaitu sebanyak 570,2%,” tutur Andri.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

prodia
Editor : Media Digital

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top