Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kenali 6 Macam Pola Demam, dari Kontinyu hingga Pelana Kuda

Lalu apa saja macam-macam pola demam yang perlu kita ketahui berikut daftarnya
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 28 Desember 2021  |  10:01 WIB
Ilustrasi demam - istimewa
Ilustrasi demam - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Demam merupakan salah satu gejala yang paling sering terjadi, yang berhubungan dengan kondisi radang, baik yang disebabkan oleh infeksi ataupun non infeksi seperti autoimun, kanker, reaksi obat dan lainnya.

Ternyata pola demam juga bisa menjadi petunjuk adanya penyakit tertentu lho. Dengan mengetahui pola demam yang terjadi pada Anda ataupun orang-orang disekitar Anda, Anda bisa waspada terhadap penyakit-penyakit yang mungkin berbahaya.

Melalui akun Instagramnya, Selasa (28/12/2021), dokter spesialis penyakit dalam RA Adaninggar membagikan beberapa macam pola demam yang perlu Anda ketahui. Tetapi perlu diingat bahwa petunjuk ini bukanlah satu-satunya, melainkan akan digabung dengan petunjuk-petunjuk lainnya untuk bisa menyimpulkan suatu penyakit.

Lalu apa saja macam-macam pola demam yang perlu kita ketahui? berikut daftarnya :

1. Demam Kontinyu

Demam kontinyu adalah demam yang berlangsung sepanjang hari dimana suhu penderita tetap berada di atas batas normal selama sehari atau bahkan lebih, tetapi suhu tidak akan mengalami perubahan terlalu drastis.

"Yang paling khas adalah pada demam tifoid, pola demam seperti anak tangga, makin hari makin naik suhunya," kata dokter yang akrab disapa Ning ini.

Selain itu, demam kontinyu juga bisa terjadi akibat infeksi jamur, infeksi virus, pneumonia dan demam karena efek obat.

2. Demam Remiten

Demam remiten adalah demam yang berlangsung sepanjang hari dimana suhunya tidak bisa lagi kembali ke suhu normal. Suhu tetap berada di atas normal dan berfluktuasi lebih dari 1 derajat Celcius.

Semua infeksi bakteri atau virus dapat menimbulkan pola demam seperti ini.

"Tidak khas dan tidak spesifik," kata Ning.

3. Demam Intermiten

Bila suhu pada demam remiten tetap berada di atas normal, demam intermiten justru sebaliknya. Demam intermiten adalah demam yang berlangsung beberapa jam, berulang dengan interval tertentu dan pada interval tersebut, suhu tubuh mencapai normal.

Demam ini sangat khas terjadi pada seseorang yang terinfeksi malaria. Selain itu, demam ini juga bisa terjadi akibat TBC, penyakit Lyme, infeksi selaput otak kronis, abses dan autoimun.

4. Demam Undulant

Demam jenis ini datang berulang seperti ombak. Demam terjadi selama beberapa hari, yang diselingi suhu normal dan berulang terus selama berbulan-bulan. Biasanya, suhu tinggi saat siang hingga sore, dan berkeringat pada malam hari.

"Ini pola khas demam pada penyakit brucellosis, suatu penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan ternak," jelasnya.

5. Demam Pel Ebstein

Pola demam ini khas didapatkan ada kanker kelenjar getah bening (limfoma maligna) dan TBC. Karakteristiknya yaitu demam tinggi yang berlangsung 1-2 minggu, kemudian turun normal selama beberapa minggu dan kembali naik, begitu seterusnya selama berbulan-bulan.

6. Demam Pelana Kuda (demam bifasik remiten)

Demam pelana kuda adalah demam tinggi dengan variasi lebih dari 1 derajat Celcius selama beberapa hari, dilanjutkan dengan fase suhu tubuh turun normal 1-2 hari, kemudian demam kembali yang disertai dengan perburukan gejala. Demam ini seringkali kita jumpai pada orang yang terinfeksi beberapa virus, seperti Dengue dan Covid.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

demam berdarah sakit kepala
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top