Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Waspada! Gejala Varian Omicron Bisa Bertahan Lama di Tubuh

Benarkah gejala varian Omicron bisa bertahan lama di tubuh orang yang terinfeksi? Simak penjelasan berikut ini.
Lukman Nur Hakim
Lukman Nur Hakim - Bisnis.com 27 Januari 2022  |  14:25 WIB
Ilustrasi pria mengalami gejala Covid-19 varian Omicron - Freepik
Ilustrasi pria mengalami gejala Covid-19 varian Omicron - Freepik

Bisnis.com, JAKARTA – Ahli kesehatan menyebutkan gejala Covid-19 varian Omicron bisa bertahan lama di tubuh. Simak penjelasan berikut ini. 

Omicron merupakan jenis baru dari Covid-19 yang baru muncul dari bulan Desember. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat varian ini sudah menyebar ke 17 negara di dunia sejak Desember lalu.

Varian Omicron dikatakan sangat menular, tetapi lebih ringan dibandingkan dengan Delta. Gejala seperti demam ringan, tenggorokan gatal, nyeri tubuh ekstrem, keringat malam, pilek, bersin, muntah dan kehilangan nafsu makan dikatakan menunjukkan adanya Omicron dalam tubuh.

Sama seperti varian lain dari Covid-19, masyarakat yang terpapar Omicron juga memiliki tidak dapat mencium bau dan merasakan makanan di lidah. Namun, beberapa penelitian menyebutkan varian Omicron ini memiliki gejala yang dapat bertahan lama di dalam tubuh orang yang terpapar virus tersebut.

Dilansir dari Times of India pada Kamis (27/1/2022), masyarakat tidak boleh menganggap remeh gejala dari varian Omicron. Pasalnya, gejala tersebut dapat bertahan lama di tubuh manusia.

Menurut data baru dari ZOE Covid Study App, aplikasi pemantauan asal Inggris, nyeri punggung bawah menjadi salah satu dari delapan gejala baru varian Omicron.

Gejala tersebut dilaporkan sejak awal setelah varian terdeteksi di Afrika Selatan. Selain itu, lebih buruknya gejala ini tetap ada bahkan setelah seseorang dites negatif.

WHO juga mengatakan jika Omicron tidak seperti flu biasa karena lebih mungkin daripada pilek untuk membuat Anda dirawat di rumah sakit. Lalu, beberapa orang telah meninggal setelah terinfeksi Omicron. Jika kesehatan kembali pulih, pasien akan berisiko mengembangkan apa yang disebut gejalan Covid berkepanjangan atau long covid-19.

Oleh karena itu, masyarakat diminta waspada, memperhatikan gejala saat terjadi, memantaunya, dan mengisolasi diri sampai mendapatkan hasil tes Covid-19.

WHO juga meminta masyarakat agar tidak lalai setelah sembuh. Meskipun hasil tes Anda negatif, merasa lebih baik, tubuh Anda masih dalam fase pemulihan dan membutuhkan lebih banyak waktu untuk memulihkan energinya.

Selama waktu ini, dokter menyarankan untuk beristirahat, makan makanan yang tepat dan tetap terhidrasi. Hindari pekerjaan berat atau berolahraga di luar kemampuan Anda. Ini dapat membebani tubuh dan menyebabkan komplikasi pasca terinfeksi Covid-19 varian Omicron.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

who Vaksin Covid-19 Covid-19 Varian Delta omicron
Editor : Feni Freycinetia Fitriani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top