Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Brain Fog, Satu dari 200 Gejala Long Covid yang Kerap Terjadi

Brain fog adalah satu dari 200 gejala Long Covid-19 yang dicatat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 18 Maret 2022  |  05:40 WIB
Brain Fog, Satu dari 200 Gejala Long Covid yang Kerap Terjadi
Ilustrasi pasien Covid-19 yang sedang menjalani isoman berkonsultasi dengan dokter via layanan telemedisin - Freepik
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Brain fog adalah satu dari 200 gejala Long Covid-19 yang dicatat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Dikutip [email protected], Jumat (18/3/2022), bain frog adalah seseorang mengalami kesulitan untuk fokus, memiliki masalah dengan dengan daya ingat dan sulit tidur.

Selain brain fog, gejala long Covid yang sering dialami pentintas Covid-19 adalah kelelahan. Seseorang yang sudah dinyatakan negatif dari infeksi Virus Corona mudah merasa lelah selama berminggu-minggu.

Gejala inilah yang paling sering dikeluhkan penyintas Covid-19. Kemudian, gejala lain adalah kesulitan bernapas. Seseorang merasakan napas pendek saat melakukan aktivitas ringan.

Seperti diketahui, long Covid atau long term Covid adalah kondisi seorang penyintas Covid-19 telah dinyatakan negatif dan tidak menularkan, tapi masih memiliki berbagai gejala atau keluhan.

Di Indonesia, pada Desember 2021, menurut data Kemenkes, 63,5 persen pasien penyintas mengalami Long Covid-19. Itu artinya lebih dari 2 juta orang Indonesia yang sudah terkena Long Covid.

Hingga saat ini belum ada terapi yang komprehensif untuk pengobatan long Covid. Penderita long Covid, menurut Pandemictalks, harus bersabar karena proses perbaikan gela long Covid rata-rata membutuhkan waktu cukup lama, hingga berbulan-bulan.

Namun, ada penderita yang mengalami perbaikan, bahkan pulih 100 persen.

Oleh karena itu, setelah terinfeksi Covid-19 disarankan tetap mematuhi protokol kesehatan, tetap menjaga kesehatan dengan makan makanan dan minuman bernutrisi.

“Cek apakah ada gejala yang tertinggal dan jangan lupa konsultasikan ke dokter,” tulis Pandemictalks.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

who Covid-19
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top