Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Awas! Ini Dampak Langsung Tidur Usai Sahur terhadap Kesehatan

Langsung tidur setelah makan sahur pada dasarnya tidak dianjurkan karena dapat berdampak buruk bagi kesehatan.
Aliftya Amarilisya
Aliftya Amarilisya - Bisnis.com 11 April 2022  |  05:15 WIB
Awas! Ini Dampak Langsung Tidur Usai Sahur terhadap Kesehatan
Ilustrasi sahur - Pexels.com
Bagikan

Bisnis.com, SOLO - Tak sedikit masyarakat yang terbiasa langsung kembali tidur setelah makan sahur saat akan menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadan.

Namun, tahukah Anda, kebiasaan tersebut sebetulnya tidak baik dan bahkan berbahaya bagi kesehatan tubuh, lho?

Menurut ahli gastroenterologi Christine Lee, sistem pencernaan perlu setidaknya 80 menit hingga empat jam untuk mengolah makanan sampai menjadi sari makanan.

Ia pun menjelaskan, makanan biasanya berada di perut selama 40-120 menit. Lalu, makanan membutuhkan waktu tambahan sekitar 40-120 menit untuk proses pencernaan di usus halus.

Sementara ketika kita tidur, hampir seluruh fungsi tubuh berhenti bekerja sementara, kecuali jantung, otak, dan paru-paru. Itu artinya, makanan pun tidak bisa diproses oleh sistem pencernaan dengan sempurna dan justru tertimbun di dalam perut.

Dalam jangka panjang, hal itu bisa membuat lemak tubuh semakin menumpuk dan risiko obesitas pun meningkat.

Di sisi lain, akibat lama dan tidak tecernanya makanan dengan baik, lambung secara otomatis akan meningkatkan produksi asam lambung.

Nah, jika asam lambung terlalu tinggi, maka lapisan dinding kerongkongan pun bisa terkikis dan luka. Akibatnya, Anda akan merasa nyeri pada ulu hati dan perih pada dada hingga tenggorokan.

Selain itu, timbunan makanan dalam perut yang tak kunjung dicerna juga bisa menyebabkan sembelit atau sulit buang air besar, sehingga perut terasa kembung dan begitu penuh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Puasa Ramadan sahur
Editor : Aliftya Amarilisya
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top