Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Beda Flu dan Covid Omicron

Beberapa gejala umum COVID sangat mirip dengan alergi, seperti pilek dan flu. Ini termasuk batuk, sakit kepala, kelelahan, sakit tenggorokan, bersin, mata gatal atau berair, pilek atau hidung tersumbat.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 11 April 2022  |  09:38 WIB
Beda Flu dan Covid Omicron
Ilustrasi Covid-19 varian Omicron - DW.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Meskipun Omicron dapat menyebabkan gejala ringan, namun dapat menyebabkan masalah kesehatan serius yang dapat mengganggu Anda dalam jangka panjang jika tidak ditangani tepat waktu.

Beberapa gejala umum COVID sangat mirip dengan alergi, seperti pilek dan flu. Ini termasuk batuk, sakit kepala, kelelahan, sakit tenggorokan, bersin, mata gatal atau berair, pilek atau hidung tersumbat.

Dengan jumlah Covid harian yang menurun secara signifikan, orang-orang mulai keluar secara teratur. Namun, pandemi masih jauh dari selesai, apalagi dengan beberapa varian baru yang beredar.

Sekarang, banyak gejala Omicron yang mirip dengan pilek, flu, dan alergi, oleh karena itu, bagaimana membedakan kedua penyakit tersebut. 

Cara terbaik untuk memahami perbedaannya adalah melalui tingkat keparahan gejalanya. Jika flu, Anda mungkin merasa sedikit tidak nyaman di tenggorokan, sedangkan untuk COVID, Anda mungkin menderita gejala lain seperti demam, batuk, kelelahan, nyeri tubuh, gejala gastrointestinal, dan kehilangan indra penciuman dan perasa. Gejala-gejala ini tidak mungkin terjadi jika Anda hanya pilek.

Ditambah lagi, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), waktu inkubasi untuk COVID-19 berkisar antara 1-14 hari, paling sering sekitar 5 hari. Untuk Omicron, para ahli mengatakan itu lebih pendek yaitu 3 hari. Namun, untuk pilek normal, biasanya antara 1 dan 3 hari.

Jika Anda telah pergi ke restoran, teater, transportasi umum, dan mengalami gejala seperti itu maka Anda harus melakukan tes covidm

Orang tua, anak-anak, dan mereka yang kekebalannya terganggu lebih rentan terhadap penyakit menular karena sistem kekebalan yang lemah juga diimbau menjalani tes jika mengalami gejala.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Covid-19 omicron
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top