Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ingat, Pola Makan Bisa Bikin Stres

Ada teknik klasik untuk melawan stres, seperti menarik napas dalam-dalam dan melatih kesadaran, tetapi makanan yang Anda makan juga bisa berperan.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 17 Mei 2022  |  08:34 WIB
Stres - ruparupa
Stres - ruparupa

Bisnis.com, JAKARTA -  Seiring bertambahnya usia, stres dapat benar-benar memengaruhi kesehatan Anda. Untungnya, ada pilihan gaya hidup yang dapat Anda buat untuk mengurangi beban alostatik Anda (istilah ilmiah untuk efek negatif stres pada tubuh Anda).

Ada teknik klasik untuk melawan stres, seperti menarik napas dalam-dalam dan melatih kesadaran, tetapi makanan yang Anda makan juga bisa berperan.

Faktanya, sebuah studi baru menemukan bahwa menjaga pola makan yang lebih sehat dikaitkan dengan beban alokasi yang lebih rendah.

Dalam studi yang dipublikasikan di Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics, para peneliti memeriksa data dari lebih dari 5.000 orang dewasa Amerika Serikat, menganalisis informasi tentang kualitas makanan mereka dari National Health and Nutrition Examination Survey dibandingkan dengan beban alostatik mereka, diukur oleh berbagai penanda biokimia.

Mereka menemukan bahwa, untuk orang dewasa berusia 31 tahun ke atas, mereka yang memiliki skor kualitas diet tertinggi memiliki kemungkinan beban alostatik tinggi yang lebih rendah.

Ahli gizi terdaftar yang berbasis di Los Angeles, California, Carrie Gabriel, mencatat bahwa makanan yang Anda makan dapat memengaruhi tingkat stres Anda tidak hanya dalam jangka waktu yang lama tetapi juga dalam jangka pendek.

"Memiliki diet seimbang tidak hanya dapat mendukung sistem kekebalan yang sehat, tetapi juga dapat memberikan energi ekstra yang mungkin Anda butuhkan untuk mengatasi peristiwa kehidupan yang penuh tekanan," katanya dilansir dari Eat This.

"Lemak omega-3 dan sayuran, misalnya, ketika dimasukkan ke dalam diet seimbang, dapat membantu mengatur kadar kortisol. Luangkan waktu untuk makan makanan Anda, perhatikan makanan Anda dan pastikan untuk mengunyah perlahan untuk pencernaan makanan Anda dengan baik."

Dia mencatat bahwa beberapa makanan dan minuman, seperti minuman berkafein dan camilan manis, dapat menyebabkan stres, sementara karbohidrat kompleks dapat membantu menstabilkan kadar gula darah Anda, yang pada gilirannya dapat membantu Anda tetap tenang.

Namun, ahli gizi terdaftar di Grand Rapids, Michigan, Colleen Christensen, memperingatkan agar tidak terlalu khawatir tentang makanan tertentu yang Anda makan.

"Saya pikir satu hal tentang penelitian ini adalah bahwa itu tidak mencakup bagaimana terobsesi untuk makan makanan yang sehat dapat membahayakan kita juga," katanya

"Ketika kita mengikuti diet ketat, bahkan atas nama 'kesehatan', ini dapat meningkatkan kortisol seseorang dan tingkat stres yang dirasakan."

Dia memperingatkan agar tidak membatasi diet Anda dan alih-alih mengambil pandangan yang lebih menyeluruh tentang kesehatan Anda, dengan mempertimbangkan faktor gaya hidup seperti kualitas tidur dan menemukan cara untuk mengelola stres Anda.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

diet stres
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top