Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kumpulan 18 Kata Kata Sindiran Bahasa Jawa untuk Mengungkapkan Kekesalan

Kata kata sindiran Bahasa Jawa seringkali digunakan untuk mengungkapkan kekesalan. Berikut kumpulan kata-kata Bahasa Jawa untuk menyindir orang lain.
Nuraini
Nuraini - Bisnis.com 08 Agustus 2022  |  20:56 WIB
Kumpulan 18 Kata Kata Sindiran Bahasa Jawa untuk Mengungkapkan Kekesalan
18 Kata Kata Sindiran Bahasa Jawa untuk Mengungkapkan Kekesalan (pexel_wahyu widiatmoko)
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kata kata sindiran Bahasa Jawa biasanya diungkapkan saat seseorang kesal dengan orang lain. kata-kata tersebut dipilih untuk menghindari perdebatan dan keributan.

Tak hanya mengungkapkan kekesalan, kata-kata sindiran juga bisa menjadi salah satu cara untuk menasehati orang lain secara tidak langsung.

Jadi, kata-kata sindiran seperti apa yang cocok untuk mengungkapkan kekesalan? Melansir dari berbagai sumber, berikut rangkumannya khusus untuk kamu.

Kata Kata Jawa Sindiran dan Artinya

Kata-kata sindiran bisa diungkapkan secara langsung maupun lewat sosial media. Adapun kata kata sindiran Bahasa Jawa, sebagai berikut:

    1. "Konco kok moro nek butuh tok. Rumangsamu aku pom bensin?" (Teman kok datang saat butuh saja. Menurutmu aku ini pom bensin?).
    2. "Ngapusi kui hakmu. Nek kewajibanku yo mung etok-etok ora ngerti yen mbok apusi." (Berbohong itu hakmu. Kewajibanku ya hanya pura-pura tak tahu kalau kamu sedang bohong).
    3. "Kacang iku gurih, tapi nek dikacangin iku perih." (Kacang itu gurih, tapi kalau dikacangin itu perih)
    4. "Dunyo nambah tuek, arep ngenteni opo maneh, wes wayahe nglalekne mantan." (Dunia makin tua, mau nunggu apa lagi, sudah saatnya ngelupain mantan).
    5. "Witing tresno jalaran soko kulino, lunture tresno jalaran ono wong liyo." (Cinta datang karena terbiasa, lunturnya cinta datang karena ada orang lain)
    6. "Niat kerjo, ora golek perkoro. Niat golek rejeki, ora golek rai. Ora balapan, opo maneh ugal-ugalan." (Niat bekerja, bukan cari perkara. Niat mencari rezeki, bukan cari perhatian belaka. Bukan balapan, apalagi ugal-ugalan)
    7. "Tresnomu koyo Indomaret, akeh cabange." (Cintamu seperti Indomaret, banyak cabangnya)
    8. "Obat pahit wae marakke mari, mosok koe sing manis marakke loro." (Obat yang pahit saja bisa bikin sembuh, masak kamu yang manis bikin sakit)
    9. "Ngaku konco kok gur pengen nunut mulyo. Pas konco ciloko malah lungo." (Mengaku teman kok cuma mau ikut hidup enak saja. Saat temannya susah, eh, malah pergi)
    10. "Adewe ki mati-matian dinggo konco. Lah konco mati-matian dinggo mateni adewe." (Kita itu mati-matian buat temen, lah temen mati-matian buat matiin kita)
    11. "Dadi wong ojo kaku-kaku, ndak koyo kanebo garing." (Jadi orang jangan terlalu kaku, nanti seperti kanebo kering)
    12. "Kowe nek sayang ngomong, ojo ngode terus. Aku dudu brankas sing butuh kode.” (Kamu kalau sayang itu bilang, jangan memberikan kode saja. Aku bukan brankas yang butuh kode)
    13. "Nek ngomong ojo nhuwur-dhuwur. Mengko lambemu iso nangsang nang genteng.” (Kalau ngomong jangan ketinggian. Nanti mulutmu bisa nyangkut di genteng)
    14. "Atose watu akik isih kalah karo atose atimu." (Kerasnya batu akik masih kalah dengan hatimu)
    15. "Kadang niat apik ora mesti ditanggepi wong liya apik. Sante lain kalem bae." (Kadang niat yang baik tidak selalu ditanggapi orang lain baik. Santai saja)
    16. "Nek angger tenanan mestine yo wes teko, ora gor ngomong sesok, tapi tekan bulan sesok e." (Kalau serius harusnya sudah sampai, tidak hanya berkata besok, tapi sampai bulan depan)
    17. "Bar putus musuhan, nek gak etok-etok gal kenal padahal bien podo-podo seneng e." (Habis putus musuhan, kalau enggak pura-pura gak kenal, padahal dulu sama-sama sayang)
    18. "Ono papat wong sing iso ngilang. Pertama malaikat, keloro jin, ketelu setan, kepapat wong utang ra gelem nyaur." (Ada empat orang yang bisa menghilang. Pertama malaikat, kedua jin, ketiga setan, keempat yaitu orang berhutang tidak mau bayar)

Itulah beberapa kata kata sindiran Bahasa Jawa dan artinya. Kamu bisa menggunakan kata-kata tersebut untuk mengungkapkan kekesalan atau menegur orang lain secara halus. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kata-kata jawa Sindiran Ucapan
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top