Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dokter Patologi: Swab Antigen Bisa Minimalisir Penularan Covid-19

Dokter spesialis patologi menilai terdapat sejumlah pertimbangan untuk memilih swab antigen untuk meminimalisir penularan Covid-19.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 03 September 2022  |  19:19 WIB
Dokter Patologi: Swab Antigen Bisa Minimalisir Penularan Covid-19
Antigen kit
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Dokter spesialis patologi dari RS Sentra Medika – Cibinong Ryan Susanto menilai terdapat sejumlah pertimbangan untuk memilih alat Rapid Diagnostic Test Antigen (RDT–Ag) dalam penggunaan kebutuhan Covid-19.

Dia menjabarkan, kriteria pertama adalah produk tersebut harus memiliki izin edar dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), karena telah lulus uji validasi dan resmi terdaftar sebagai Alat Kesehatan Dalam Negeri.

Adapun, dia mengatakan berdasarkan evaluasi lokal yang dilakukan oleh Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga salah satu produk Alat Rapid Tes Nasal yaitu BioquickTM memiliki keunggulan antara lain sensitifitasnya mencapai 91,3 persen.

Selain itu deteksi protein nukleokapsid pada virus SARSCoV-2 tidak terpengaruh oleh varian Omicron.

“Alat Rapid Tes Nasal BioquickTM akan merasa lebih nyaman, karena metode pengambilan sampelnya hanya kedalaman 2 sentimeter ke hidung [swab nasal], sehingga meminimalisir efek yang tidak diinginkan seperti batuk atau bersin. Bagi nakes juga akan mengurangi risiko infeksi karena prosedur yang minimalis,” tuturnya lewat rilisnya, Sabtu (3/9/2022).

Dia menilai kondisi teraktual di mana varian terakhir Covid-19 adalah subvarian Omicron BA 4 dan BA 5 yang sudah terdeteksi masuk ke Indonesia sejak medio Juni tahun ini mengharuskan memilih alat RDT-Ag kian menjadi petimbangan.

“Keberadaan mutasi gen varian dan sub varian baru ini tidak mudah dideteksi, sehingga vaksinasi menjadi upaya menekan agar gejala yang diderita pasien tidak semakin memburuk. Itu sebabnya cara yang efektif yang dapat mencegah tidak terjadinya penularan, salah satunya adalah secara rutin melakukan tes swab antigen,” katanya.

Dia pun mengajak semua pihak yang hadir dapat turut mendiseminasi adaptasi kebiasaan baru di lingkungan sekitarnya, mulai dari menggunakan masker dan menggantinya setiap empat jam sekali, rajin mencuci tangan, dan juga secara berkala memeriksakan diri dengan pemeriksaan swab antigen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

swab antigen dokter Covid-19
Editor : Rio Sandy Pradana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top