Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mujarab! Ini 8 Cara Cegah Rambut Rontok 

Biasanya, rambut rontok terjadi seiring dengan munculnya kondisi pelebaran bagian pada rambut hingga penipisan di bagian atas kepala.
Alifian Asmaaysi
Alifian Asmaaysi - Bisnis.com 22 September 2022  |  10:39 WIB
Mujarab! Ini 8 Cara Cegah Rambut Rontok 
Ilustrasi rambut rontok - Freepik
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Rambut rontok kerap dialami banyak orang. Bagi sebagian kalangan, terlebih lagi wanita, hal tersebut seakan jadi hal yang menakutkan mengingat rambut adalah mahkota wanita. Untuk menghindari hal tersebut, penting untuk mengetahui cara menghindari rambut rontok. 

Pada dasarnya, kondisi rambut rontok merupakan hal yang wajar terjadi, sebab setiap harinya seseorang akan mengalami pertumbuhan dan kehilangan beberapa helai rambut. 

Namun, kondisi berbeda bila rambut yang rontok cukup parah. Normalnya, rambut akan rontok sebanyak 125 helai per hari.

Biasanya, rambut rontok terjadi seiring dengan munculnya kondisi pelebaran bagian pada rambut hingga penipisan di bagian atas kepala.

Karenanya, kesadaran selalu merupakan langkah utama yang perlu dilakukan untuk mengatasi masalah ini. Memperhatikan tanda-tanda awal memungkinkan Anda untuk mulai menemukan perawatan terbaik untuk penipisan rambut dan mengetahui cara menghentikan rambut rontok. 

Berikut adalah tanda-tanda bahwa Anda mulai mengalami kerontokan rambut:

• Pelebaran bagian di rambut 

• Penipisan di bagian atas kepala 

• Beberapa helai rambut rontok saat menyisir atau mencuci rambut 

• Rambut terlihat lebih tipis 

• Lebih banyak kulit kepala terlihat saat rambut ditarik ke belakang 

Jika Anda menemukan hal tersebut, simak tips berikut agar rambut terhindar dari masalah kerontokan: 

1. Kelola stres dan rambut Anda

Stres memang dapat mempengaruhi berbagai hal, termasuk rambut rontok. Langkah tepat untuk mengatasinya adalah mengelola stres itu sendiri. 

Salah satunya dengan memijat kepala satu atau dua minggu sekali. Ini akan meningkatkan pertumbuhan rambut dan melancarkan aliran darah. 

2. Konsumsi makanan kaya nutrisi

Makanan yang kaya nutrisi mampu mencegah kerontokan rambut. Beberapa makanan yang baik untuk kesehatan rambut, antara lain telur, susu, yogurt, kenari, jambu biji, dan wortel. 

3. Jangan terlalu sering menggunakan produk rambut

Penggunaan pewarna rambut dan produk lainnya dapat merusak folikel rambut jika digunakan terlalu sering. Kurangi penggunaannya supaya pertumbuhan rambut tidak terganggu. 

4. Hindari penggunaan alat yang memicu rambut rontok

Alat-alat seperti catokan, pengeriting, dan pengering rambut memang berguna untuk mempercantik rambut. Namun, suhu panas yang ditimbulkan dapat memicu kerusakan rambut.

Untuk menghindarinya, gunakan semprotan pelindung panas atau serum terlebih dahulu. Aturlah suhu serendah mungkin. Serta jangan dibiarkan pada satu area rambut terlalu lama. 

5. Kurangi perawatan kimia rambut yang terlalu sering

Beberapa produk perawatan rambut terlebih yang berbahan kimia dapat merusak rambut. Beri jeda waktu sekitar 6 bulan sekali untuk melakukan perawatan seperti rebonding dan semacamnya. 

6. Hindari gaya rambut ketat

Sanggul, kepang, atau bahkan mengikat rambut terlalu kencang juga bisa memicu penipisan rambut. Pilih gaya rambut yang longgar. 

7. Gunakan jenis sisir yang tepat

Sisir plastik lebih berpotensi menyebabkan kerontokan ketimbang sisir berbahan bulu alami. Jika perlu, cari sisir dengan ujung berbentuk bola yang tidak kaku dan lancip. 

8. Konsultasikan dengan trikologis untuk perawatan rambut rontok

Jika rambut terlanjur mengalami kerontokan dan semakin menipis, konsultasikan dengan ahli rambut. Hal ini ditujukan supaya mengetahui perawatan yang tepat untuk rambut yang semakin menipis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rambut rambut rontok tren rambut
Editor : Novita Sari Simamora
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top