Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Daftar Makanan Peningkat Trombosit, Cegah Pendarahan

Berikut lima makanan yang bisa bantu menaikkan jumlah trombosit dalam tubuh Anda sekaligus bisa cegah berbagai gangguan pendarahan.
Widya Islamiati
Widya Islamiati - Bisnis.com 22 September 2022  |  12:01 WIB
Daftar Makanan Peningkat Trombosit, Cegah Pendarahan
Ilustrasi trombosit darah
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Fungsi trombosit dalam darah sebagai sel yang berperan dalam pembekuan darah sangatlah penting untuk dijaga kadarnya.

Sebab, jika kadar trombosit rendah, akan terjadi berbagai gejala trombositopenia, seperti gusi berdarah, mimisan, pendarahan pada luka yang sulit berhenti, darah dalam tinja dan urin, menstruasi yang berat dan berbagai gejala lainnya.

Kadar trombosit dapat dijaga dan ditingkatkan dengan mengonsumsi makanan-makanan tertentu.

Berikut ini makanan yang dapat meningkatkan kadar trombosit berdasarkan Medicalnewstoday dan Healthline!

1. Makanan kaya folat

Makanan yang mengandung folat seperti hati sapi, bayam, kacang polong hitam, sereal, nasi serta ragi.

Vitamin B9 atau folat punyai peran yang penting untuk menyehatkan sel darah. Menurut National Institute for Health, oarng dewasa membutuhkan sekitar 400 McG folat setiap harinya. Ini berbeda dengan kebutuhan ibu hamil yang membutuhkan setidaknya 600 McG folat per harinya.

Namun, mengonsumsi makanan dengan kandungan folat yang tinggi bisa menganggu fungsi vitamin B12.

2. Makanan tinggi vitamin B12

Beberapa jenis makanan hewani seperti daging dan hati sapi, telur, ikan trout, ikan salmon, ikan tuna dan ikan remis mengandung vitamin B12 yang tinggi. Selain itu, sereal, susu dari kedelai dan susu dari almond juga mengandung vitamin B12 yang tinggi.

Fungsi vitamin B12 adalah untuk membentuk sel darah merah, sehingga jika dalam tubuh kadar vitamin ini rendah, maka akan menyebabkan rendahnya kadar trombosit.

Kebutuhan vitamin B12 menurut National Institute for Health, bagi orang berisia 14 tahun ke atas setidaknya membutuhkan 2,4 McG setiap harinya. Sedangkan ibu hamil membutuhkan sebanyak 2,3 McG vitamin B12 per harinya.

3. Makanan kaya vitamin C

Selain membantu sistem kekebalan tubuh, vitamin C juga punyai peran untuk membantu trombosit untuk meningkatkan kemampuan tubuh menyerap zat besi.

Sayuran dan buah yang mengandung vitamin ini juga beragam, seperti kiwi, tomat, jambu, paprika, jeruk, kubis juga brokoli.

4. Makanan dengan vitamin D

Plateret Disorder Support Association (PSDA) menyebut, fungsi vitamin D yang lain selain mendukung sistem kekebalan tubuh, juga berperan penting dalam fungsi sel sumsum tulang yang memproduksi trombosit dan sel darah lainnya.

Selain bisa didapatkan dari sinar matahari yang diproses tubuh, vitamin D juga bisa didapat dari makanan seperti kuning telur, ikan salmon, ikan tuna dan ikan mackerel, susu dan yogurt, jeruk, sereal, jamur yang terkena sinar UV, serta suplemen.

5. Makanan kaya vitamin K

Vitamin ini sangat penting untuk pembekuan darah dan kesehatan tulang. PDSA menyebut, hampir 27% dan 32% orang yang mengonsumsi vitamin K mengalami peningkatan jumlah trombosit.

Kebutuhan vitamin K orang dewasa sekitar 120Mcg bagi pria dan 90 McG bagi wanita. Makanan mengandung vitamin K seperti sawi, lobak, bayam, labu, brokoli, kedelai dan natto.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

trombosit makanan makanan sehat
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top