Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hoaks Narasi Soda Kue Dicampur Madu Sembuhkan Kanker, Ini Fakta Berbahayanya!

Narasi soda kue atau baking soda dicampur madu dapat menyembuhkan kanker dalam beberapa hari tergolong hoaks.
Restu Wahyuning Asih
Restu Wahyuning Asih - Bisnis.com 24 September 2022  |  16:15 WIB
Hoaks Narasi Soda Kue Dicampur Madu Sembuhkan Kanker, Ini Fakta Berbahayanya!
Baking soda - Doctoroz
Bagikan

Bisnis.com, SOLO - Sebuah video yang diunggah oleh akun Youtube Billy Ray Otinger mengenai cara menyembuhkan kanker, viral di media sosial.

Dalam video tersebut, Bill menyebut penyakit kanker dapat disembuhkan dengan cara yang sederhana. Yakni hanya dengan mengonsumsi soda kue atau baking soda dan madu.

Narasi yang dibagikan pun menyebutkan soda kue dan madu dapat menyembuhkan pasien kanker prostat stadium 4.

"Pak Vernon terserang kanker prostat stadium 4 yang sudah menjalar sampai ke tulang. Jadi, kanker prostat dan kanker tulang. Putranya Jai memberi ide agar ia mencoba konsumsi soda kue karena bahan ini membuat tubuh yang bersifat asam dapat berubah menjadi basa/alkalis. Sel kanker tidak betah menetap pada organ tubuh yang bersifat basa. Ternyata zat-zat berkhasiat pada soda kue mampu membasmi sel-sel kanker," tulis narasi yang beredar di medsos, dengan menyertakan link video Youtube.

Dalam video Youtube tersebut, ditunjukkan bagaimana cara membuat racikan soda kue dan madu yang pas untuk penderita kanker.

Ditambahkan pula bahwa dengan mengonsumsi soda kue dan madu, penyakit kanker dapat sembuh dalam beberapa hari saja.

Melansir dari situs resmi Kominfo, narasi yang juga tersebar di grup WhatsApp ini dikategorikan sebagai hoaks.

Hoaks ini pun disebut berbahaya karena dapat membuat kondisi seseorang lebih buruk. Pasalnya seperti yang diketahui, membunuh kanker tak serta merta dengan meningkatkan kadar pH di tubuh saja.

"Faktanya tubuh kita memiliki tingkat pH yang berbeda-beda, tergantung pada fungsinya. Darah bersifat basa, namun lambung kita sangat asam (pH 1,5). Dengan demikian, makanan apapun yang kita makan, setinggi apapun kadar basanya akan menjadi bersifat asam. Tidak ada gunanya berusaha meningkatkan kadar basa tubuh dengan mengkonsumsi makanan yang bersifat basa-semuanya akan diubah menjadi bersifat asam oleh lambung," tulis keterangan di situs Kominfo.

Bagaimana cara kerja baking soda terhadap kanker?

Seperti diketahui, baking soda atau natrium bikarbonat merupakan bahan alami yang memiliki efek alkalizing. Artinya, baking soda bisa menurunkan tingkat asam atau mengurangi keasaman, sementara sel kanker berkembang di dalam lingkungan yang asam.

Dilansir dari Healthline, tingkat pH yang netral berada di angka 7 dan tubuh memiliki tingkat pH yang terkontrol yakni sekitar 7,4.

Namun tingkat pH dapat bervariasi di bagian tubuh tertentu.

Memang benar ada hubungan antara tingkat pH dan kanker. Sel kanker biasanya mengubah lingkungan mereka dan lebih suka tinggal di lingkungan yang lebih asam, sehingga dapat mengubah glukosa menjadi asam laktat.

Tingkat pH area di sekitar sel kanker bisa turun ke kisaran asam. Hal ini memudahkan tumor untuk tumbuh dan menyebar ke bagian lain di tubuh (proses metastasis).

Sayangnya, mengonsumsi baking soda tidak dapat menyembuhkan kanker. Baking soda juga tidak bisa mencegah berkembangnya kanker.

Banyak penelitian telah dilakukan untuk menyelidiki hubungan antara tingkat pH dengan pertumbuhan kanker. Tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan soda kue dapat mencegah kanker.

“Ini karena belum ada bukti berdasarkan uji evidence based medicine. Jika ingin terapi suportif, maka pilihlah makanan yang memang terbukti bisa membantu mengobati kanker, misalnya sayur dan buah-buahan yang mengandung antioksidan tinggi,” ucap dr. Dyah Novita Anggraini dari Klikdokter.com, dikutip dari Solopos, Rabu (16/6/2022).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kesehatan hoax kanker viral
Editor : Restu Wahyuning Asih
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top