Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ciri-ciri Bau Mulut Karena Diabetes

Penderita diabetes bisa mengalami bau mulut khas karena ketoasidosis yang ada pada tubuhnya.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 25 September 2022  |  16:09 WIB
Ciri-ciri Bau Mulut Karena Diabetes
Ilustrasi bau mulut - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Orang yang didiagnosis dengan diabetes bisa menunjukkan gejala seperti bau badan yang khas.

Salah satu tanda gula darah tinggi adalah bau badan yang aneh, terutama pada napas Anda.

Diabetes ketoasidosis adalah salah satu efek samping diabetes yang mematikan. Komplikasi diabetes ini berkembang ketika tubuh tidak memiliki cukup insulin untuk memungkinkan gula darah masuk ke sel Anda untuk digunakan sebagai energi. Kemudian hati memecah lemak untuk bahan bakar, yang menghasilkan asam yang disebut keton.

Ketika terlalu banyak keton diproduksi terlalu cepat, mereka dapat menumpuk ke tingkat yang berbahaya dalam darah dan urin Anda. Reaksi ini terjadi di dalam hati, yang menyebabkan darah menjadi asam.

Kondisi ini dapat menghasilkan tiga jenis utama bau napas. Ini adalah tanda toksisitas. Keton meninggalkan tubuh melalui napas dan keringat kita, yang menyebabkan bau ini.

Bau-bauan ini terkait dengan keton yang berlebihan dalam tubuh mungkin termasuk:

- Bau buah pada napas

- Nafas yang berbau seperti kotoran. Ini bisa disebabkan oleh muntah yang berkepanjangan atau obstruksi usus

- Napas dengan bau seperti amonia, yang biasanya terjadi pada orang yang mengalami gagal ginjal kronis

Selain bau napas, tanda-tanda lain dari kondisi ini meliputi:
- Napas lebih dalam

- Kelelahan

- buang air kecil berlebihan

-Penurunan berat badan

-Mual

-muntah

-Sakit perut

Penderita diabetes disarankan untuk sering memeriksa gula darahnya untuk mengetahui kadarnya dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mencegah kondisi Anda memburuk. Penting untuk tetap berpegang pada obat yang diresepkan oleh dokter Anda dan jika Anda merasa sakit, konsultasikan lagi dengan dokter Anda untuk menyesuaikan insulin Anda.

Pertahankan gaya hidup sehat, aktif dan seimbang untuk menjaga kadar gula darah Anda dalam kisaran target yang sehat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Penyakit Diabetes diabetes diabetes melitus mulut
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top