Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Jangan Biarkan Penyakit Inkontinensia Urin Berkepanjangan

Canadian Community Health Survey (CCHS) menemukan prevalensi wanita dengan inkontinensia urin yang mengalami depresi sebesar 15,5 %.
Media Digital
Media Digital - Bisnis.com 27 Oktober 2022  |  18:50 WIB
Jangan Biarkan Penyakit Inkontinensia Urin Berkepanjangan
Foto: Dok. Confidence
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Canadian Community Health Survey (CCHS) menemukan prevalensi wanita dengan inkontinensia urin yang mengalami depresi sebesar 15,5 %. Pada penelitian yang dilakukan oleh CCHS juga ditemukan bahwa prevalensi dan kecenderungan wanita dengan inkontinensia urin yang mengalami depresi lebih besar bila dibandingkan pria.

Di Indonesia, survey inkontinensia urin yang dilakukan oleh Divisi Geriatri Bagian Ilmu Penyakit Dalam Rumah Sakit Umum Dr. Cipto Mangunkusumo pada 208 orang usia lanjut di lingkungan Pusat Santunan Keluarga di Jakarta tahun 2002, mendapatkan angka kejadian Inkontinensia urin tipe stres sebesar 32.2 %. Sedangkan penelitian yang dilakukan di Poli Geriatri RS Dr. Sardjito didapatkan angka prevalensi Inkontinensia urin sebesar 14.47 %.

Perlu diketahui, inkontinensia urin merupakan salah satu gangguan perkemihan yang terjadi pada lanjut usia. Kejadian inkontinensia urin dapat disebabkan karena menurunnya fungsi kandung kemih dan penurunan otot disekitar saluran kemih.

Meskipun bukan merupakan kondisi yang berbahaya, inkontinensia urin dapat berdampak buruk pada kondisi psikologis dan kehidupan sosial penderita, sehingga harus segera konsultasikan dengan dokter jika inkontinensia urine mengganggu aktivitas sehari-hari.

Inkontinensia urin yang berkepanjangan apabila tidak segera tertangani akan mempengaruhi kualitas hidup seseorang dan bisa menimbulkan problematika kehidupan baik dari segi medis, sosial, ekonomi maupun psikologis.

Dikutip dari Tanya Confidence, inkontinensia urin yang berkepanjangan apabila tidak segera tertangani akan mempengaruhi kualitas hidup seseorang dan bisa menimbulkan problematika kehidupan baik dari segi medis, sosial, ekonomi maupun psikologis.

Brand Group Manager Confidence, Amelia Christine menyebut, Confidence sangat peduli terhadap edukasi pentingnya inkontinensia urin.

“Inkontinensia urin merupakan masalah kesehatan pada usia lanjut yang dapat diselesaikan. Karena itu, kami sangat menganjurkan untuk pengguna produk Confidence agar bisa menganti 3 kali sehari. Meskipun semua produk yang kami keluarkan memiliki ekstra daya serap, jangan sampai sehari hanya satu kali penggunaannya,” jelas Amelia.

Confidence memiliki dua tipe yaitu Tipe Perekat untuk kondisi kesayangan dengan bedridden atau tirah baring dan Tipe Celana untuk kondisi kesayangan semi aktif. Confidence tipe perekat memiliki tiga varian cocok digunakan untuk lansia dengan kondisi tirah baring.

Confidence Classic Day mempunyai penyerapan maksimal sehingga permukaannya cepat kering dan nyaman di siang hari. Confidence Classic Night memiliki daya tampung maksimal, pelindung samping anti bocor dan mengandung ekstrak aloe vera agar cegah iritasi sehingga nyenyak semalaman.

Sedangkan Confidence Premium Night berbahan clothlike yang selembut kain, mengandung ekstra aloe vera serta daya serap hingga 6x membuat lansia nyenyak semalaman

"Untuk lansia yang masih aktif, berikan Confidence tipe celana yang daya tampungnya hingga 6 kali daya serap, berbahan Lycra yang mengikuti bentuk tubuh dan pas di badan, serta dilengkapi SAP antibacteria yang mencegah timbulnya bakteri sehingga aman untuk kulit lansia," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kesehatan lansia
Editor : Media Digital
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top