Tips Hindari Sengatan Listrik saat Banjir dan Pertolongan Pertama pada Korban. Warga merapikan barang-barang di dalam rumahnya yang terendam banjir di kawasan Cilandak, Jakarta, Minggu (7/1/2024). Banjir yang menggenangi permukiman warga tersebut disebabkan oleh tingginya curah hujan sejak Kamis (4/1/2024). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
Health

Tips Hindari Sengatan Listrik saat Banjir dan Pertolongan Pertama pada Korban

Choirul Anam
Senin, 15 Januari 2024 - 15:35
Bagikan

Bisnis.com, MALANG - Curah hujan yang tinggi di sebagian besar wilayah Indonesia berisiko menimbulkan bencana banjir. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sepanjang 2014—2023 banjir menjadi bencana yang sering terjadi yaitu 8.326 kali terjadi, disusul 8.563 kali untuk puting beliung, dan tanah longsor hingga 7.423 kali.

Bencana banjir tak jarang memakan korban jiwa, salah satunya akibat terseret arus. Namun, warga juga perlu mewaspadai bahaya tersengat arus listrik saat banjir.

Dosen Program Studi Teknologi Elektronika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Diding Suhardi, mengatakan sebagian besar wilayah Indonesia tengah menghadapi musim penghujan. Saat curah hujan tinggi, beberapa daerah bahkan terendam banjir.  

“Pada kondisi ini beberapa hal berbahaya turut mengancam. Salah satunya adalah sengatan listrik yang tak jarang menyebabkan korban jiwa,” katanya, Senin (15/1/2024).  

Tips Terhindar dari Tersengat Listrik saat Banjir

Berikut beberapa tips untuk mengantisipasi sengatan listrik saat banjir melanda.

  1. Memutus aliran listrik dari MCB di kWh meter.
  2. Cabut seluruh peralatan listrik yang masih terhubung dan naikkan semua peralatan elektronik ke tempat yang lebih aman
  3. Menghubungi PLN untuk memutus aliran listrik di gardu
  4. Bangun rumah lebih tinggi dari jalan dan saluran air sekitar
  5. Pasang instalasi listrik rumah dengan ketinggian standard yakni minimal 120 cm dari permukaan lantai
  6. Gunakan komponen listrik yang sesuai dengan Standar PT PLN (SPLN).
  7. Masyarakat  juga diharapkan mempunyai peralatan pemutus dan penyambung daya listrik yang sesuai standard SPLN
  8. Memasang Earth-Leakage Circuit Breaker (ELCB) pada induk jaringan (dekat MCB) agar tidak terjadi hubung singkat ke manusia

Selain tips menghindari sengatan listrik saat banjir di atas, Diding mengimbau masyarakat untuk menjemur semua perangkat elektronik yang terendam air banjir sebelum menggunakannya kembali. Hal itu dilakukan untuk menghindari korsleting listrik yang bersiko menimbulkan bencana lain yakni kebakaran.

“Penormalan listrik oleh PLN biasanya akan dilakukan apabila instalasi PLN maupun warga sudah dapat dipastikan dalam kondisi kering dan siap dialiri listrik kembali,” jelasnya.

Pertolongan Pertama saat Tersengat Listrik

Mengutip akun X @blogdokter, pertolongan pertama orang kesetrum listrik adalah pastikan kondisi korban aman (tidak terhubung dengan aliran listrik, bila perlu matikan aliran listrik).

Kemudian, bila korban sadar, segera bawa ke IGD, bila tidak sadar, telepon ambulans. Sambil menunggu ambulan tiba, Anda juga bisa melakukan pertolongan lainnya.

Bila korban masih bernafas, pastikan jalan nafas tetap lapang, seperti bersihkan kotoran yang menutupi hidung, posisikan korban agar nyaman bernafas. Bila korban tidak bernafas atau mengalami henti jantung, lakukan RJP sambil menunggu ambulans.

Hal yang harus segera dilakukan sambil menunggu bantuan medis:

  1. Matikan sumber listrik, jika memungkinkan. Jika tidak, jauhkan sumbernya dari Anda dan orang tersebut, menggunakan benda kering nonkonduktor yang terbuat dari karton, plastik, atau kayu.
  2. Mulailah CPR jika orang tersebut tidak menunjukkan tanda-tanda sirkulasi, seperti bernapas, batuk, atau bergerak.
  3. Cobalah untuk mencegah orang yang terluka menjadi kedinginan.
  4. Oleskan perban. Tutupi area yang terbakar dengan perban kasa steril, jika tersedia, atau kain bersih. Jangan gunakan selimut atau handuk, karena serat yang longgar dapat menempel pada luka bakar.

Dilansir Mayo Clinic, beberapa hal yang harus dihindari saat menolong korban sengatan listrik adalah:

  1. Jangan menyentuh orang yang terluka jika dia masih berhubungan dengan arus listrik.
  2. Hubungi nomor darurat lokal Anda jika sumber luka bakar adalah kabel tegangan tinggi atau petir. Jangan mendekati kabel tegangan tinggi sampai listrik dimatikan. Saluran listrik overhead biasanya tidak diisolasi. Jauhkan setidaknya 20 kaki (sekitar 6 meter) - lebih jauh jika kabel melompat dan memicu.
  3. Jangan pindahkan orang yang tersengat listrik kecuali dia berada dalam bahaya langsung.

Hubungi nomor darurat lokal Anda jika orang yang terluka mengalami:

  1. Luka bakar parah
  2. Kebingungan
  3. Sulit bernafas
  4. Masalah irama jantung (aritmia)
  5. Gagal jantung
  6. Nyeri otot dan kontraksi
  7. Kejang
  8. Hilang kesadaran
    Penulis : Choirul Anam
    Bagikan

    Artikel Terkait

    Berita Lainnya

    Berita Terkini

    Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

    Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

    Terpopuler

    Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

    Rekomendasi Kami

    Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro