Kantong Darah dan Mesin Hemodialisa Kini Diproduksi Dalam Negeri/harvarduniversity
Health

Kantong Darah dan Mesin Hemodialisa Kini Diproduksi dalam Negeri

Mutiara Nabila
Jumat, 28 Februari 2025 - 10:10
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Produsen alat kesehatan, PT Oneject Indonesia, meluncurkan produk terbaru berupa kantong darah dan mesin hemodialisa yang diproduksi secara lokal di Indonesia. 

Hingga saat ini, Indonesia masih menghadapi tantangan besar terkait tingginya prevalensi penyakit ginjal kronis, sehingga membutuhkan perawatan mesin hemodialisa sebagai alat untuk mencuci darah, serta kebutuhan transfusi darah yang berperan sangat esensial dalam perawatan pasien. 

Berdasarkan data BPJS Kesehatan hingga 2024, terdapat total 7,5 juta kasus layanan cuci darah atau hemodialisa secara agregat. 

Dalam menghadapi tantangan tersebut, Oneject berkomitmen untuk menghadirkan inovasi dan solusi medis yang lebih terjangkau dan berkualitas bagi masyarakat. 

Jahja T. Tjahjana, Direktur Utama PT Oneject Indonesia mengatakan, produk kantong cuci darah dan mesin hemodialisis yang diluncurkan diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada produk impor dan memperkuat ketahanan sistem kesehatan Indonesia, serta memastikan ketersediaan alat medis yang merata di seluruh Indonesia. 

Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunawan Sadikin, menyampaikan bahwa secara agregat nasional, pembelanjaan negara pada sektor kesehatan berkisar Rp640 triliun. 

"Maka dengan adanya, produk kantong darah dan mesin hemodialisa produksi dalam negeri, hal ini dapat membantu pembelanjaan negara dan berkontribusi pada 3% GDP Indonesia," ungkapnya, mengutip keterangan resmi, Kamis (27/2/2025].

Lebih lanjut, Menteri Kesehatan juga mendorong lebih banyak perusahaan alat kesehatan dalam memproduksi produk-produk alat medis secara dalam negeri, yang sejalan dengan kebijakan pemerintah, terutama untuk memberikan cek kesehatan gratis dan peningkatan kualitas rumah sakit. 

Jahja melanjutkan, selain memproduksi alat hemodialisa dan alat kesehatan habis pakai seperti alat suntik, Oneject melanjutkan produksi alat habis pakai lainnya yaitu Kantong darah. 

"Kami memberanikan diri untuk memproduksi Kantong darah ini, dan Oneject bersama Palang Merah Indonesia membentuk PT Oneject PMI, dalam proyek Kantong Darah ini. Di mana PMI adalah pemakai utama kantong darah yang notabene semuanya masih impor," paparnya.

Saat ini, perusahaan memiliki target produksi sejumlah 1.500 mesin hemodialisa dan 6 juta kantong darah hingga akhir 2025. 

Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla menambahkan, bahwa ketersediaan kantong darah sangatlah penting bagi ketahanan kesehatan suatu negara. 

"Hingga saat ini, belum ada teknologi canggih manapun yang dapat menggantikan peran darah, yang hanya bisa diproduksi oleh manusia dan disalurkan melalui donor darah. Oleh karena itu, dengan adanya peluncuran produk kantong darah ini, tentunya mendukung ketahanan kesehatan nasional dan juga ketersediaan distribusi darah seluruh Indonesia," ujarnya.

Pada awal distribusi, perusahaan akan memprioritaskan utilisasi oleh pasien dalam negeri. Lebih lanjut Jahja juga menyampaikan bahwa Oneject terus meningkatkan diri di bidang elektromedika dengan dukungan mitra yaitu Sansin Medical. 

Produk ini juga diproduksi oleh pabrik kedua PT Oneject Indonesia yang beroperasi di Cikarang dengan luas bangunan mencapai 15,000m2. Adapun kapasitas total yang dimiliki oleh fasilitas pabrik ini mencapai total 1,2 milyar juta alat suntik setiap tahunnya sebagai produk andalan Oneject.

Penulis : Mutiara Nabila
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro