House of Sweet, Ini Bisnis Pertama Chacha Frederica

Michelle E. Surjaputra, pemilik jaringan resto cepat saji Chick N Roll berkolaborasi dengan artis Chacha Frederica dan empat sahabatnya mengibarkan bisnis baru, House of Sweet.
Bambang Supriyanto | 04 Desember 2018 15:44 WIB
Artis Chacha Frederica - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Michelle E. Surjaputra, pemilik jaringan resto cepat saji Chick N Roll berkolaborasi dengan artis Chacha Frederica dan empat sahabatnya mengibarkan bisnis baru, House of Sweet.

Michelle sebelumnya sukses mengibarkan jaringan resto cepat saji Chick N Roll dengan 20 outlet, sedangkan Chacha mengaku ini adalah bisnis pertamanya.

House of Sweet merupakan sebuah rumah dengan instalasi bernuansa dessert. Sebuah rumah bisa terinspirasi dari permen atau kue favorit memberikan wadah kepada semua orang dari segala umur untuk membuat suatu konten yang menarik dan indah. Pengunjung dapat mewujudkan imajinasi dan kreativitas untuk membuat konten media sosial semenarik mungkin.

Target pasar House of Sweet adalah kalangan milenial yang sangt gemar berfoto. Untuk itu, disedikan 20 spot foto di House of Sweet dengan hiasan-hiasan dessert yang manis. Selain bentuk atribut untuk foto lucu dan menggemaskan seperti donat, permen, biskuit dan lainnya, juga bisa tercium aromanya seperti kopi, teh atau sirup. Ibaratnya, seperti ruangan empat dimensi, ada gambar yang hidup dan aroma.

“Ide bisnis ini terinsipirasi oleh rumah bernuansa manis di sejumlah kota besar dunia. Rumah dengan instalasi bernuansa dessert ini hadir untuk memberikan kepuasan bagi pencinta foto dengan spot-spot unik,” ujar Chaca Frederica.

House of Sweet yang diperkenalkan pada Kamis (3/12/2018) itu  menangkap peluang bisnis dari fenomena kegemaran masyarakat Indonesia yang suka berfoto selfie ataupun wefie. Anak-anak, remaja dan orang dewasa gemar bergaya narsis dengan berfoto bisa berbagi kabar di media sosial, seperti Instagram.

Michelle sebelumnya sukses mengibarkan jaringan resto cepat saji Chick N Roll dengan 20 outlet, sedangkan Chacha mengaku ini adalah bisnis pertamanya.

Di zaman sekarang ini, perkembangan teknologi informasi semakin memengaruhi hidup manusia. Salah satu yang paling banyak digandrungi adalah media sosial. Media sosial dihadirkan untuk membuat komunikasi dan berbagai kegiatan menjadi lebih mudah dan menyenangkan. Media sosial adalah sebuah media online tempat para penggunanya dengan mudah berpartisipasi, berbagi dan dapat menciptakan isi berupa jejaring sosial.

“Jejaring sosial merupakan situs di mana setiap orang bisa membuat webpage pribadi, kemudian terhubung dengan teman-teman untuk berbagi informasi dan berkomunikasi. Pesatnya perkembangan media sosial kini dikarenakan semua orang seperti bisa memiliki media sendiri. Di sinilah peran House of Sweet untuk membantu masyarakat meningkatkan kreativitas berfoto,” ujar pemain sinetron dan foto model ini.

Agar hasil jepretan foto pengunjung tidak mengecewakan, kata Chacha, House of Sweet juga menyediakan fotografer profesional untuk mendampingi dan mengarahkan gaya foto pengunjung. Apalagi dilengkapi teknologi pencahayaan terkini dan spot make-up dengan instalasi kelas internasional untuk menyempurnakan hasil foto tersebut.

Tidak tanggung-tanggung dengan 20 spot itu, House of Sweet memiliki luas ruangan sekitar 500 meter persegi di lantai 1 mal Pacific Place Jakarta.

Menurut Chacha, harga tiket masuk dikategorikan menjadi tiga. Pertama, Rush di mana pengunjung dapat menelusuri House of Sweets dalam waktu 1 jam dengan harga tiket Rp165.000. Kedua, Marshmellow, pengunjung mendapatkan waktu 2 jam berada di dalam House of Sweets seharga 220.000. Kategori ini cocok untuk para konten kreator yang ingin mengeksplorasi semua ruangan dengan detail. Ketiga, VIP Experience, 2 jam pengunjung mengeskprasi spot dan ditemani fotografer profesional selama 30 menit dengan tarif Rp880.000.

“House of Sweet akan buka di Pacific Place Jakarta selama 2 bulan, mulai 15 Desember 2018 hingga 15 Februari 2018,” ungkap Chacha.

Pameran ini disponsori antara lain Pacific Place Jakarta, Tong Tji, Ovo, Goers dan Kapal Api.

Selama 2 bulan beroperasi di Jakarta, Chacha membidik sekitar 36.000 pengunjung. “Kami harapkan tiap hari setidaknya akan ada 60 orang pengunjung dari total 60 hari,” ujar Chacha menegaskan.

Dia optimistis, target tersebut akan tercapai, karena selain milenial, House of Sweet diklaimnya cocok bagi keluarga. “Lokasinya kan di mal, selain remaja, anak-anak dan ibu-ibu juga suka berfoto. Keluarga bisa berbelanja, makan-makan dan foto-foto di mal,” paparnya.

Setelah Jakarta, Chacha dkk akan melanjutkan pameran instalasi House of Sweet ke Surabaya dan Makassar. Dia pun yakin akan ekspansi ke mancanegara, yaitu Malaysia dan Thailand.

Tag : gaya hidup
Editor : Bambang Supriyanto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top