Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KESEHATAN: Jangan Remehkan Manfaat Teh Hitam

BISNIS.COM, JAKARTA—Sudah sejak lama seduhan teh menjadi minuman favorit banyak orang. Pasalnya, bukan saja karena rasa dan aroma khasnya yang menyegarkan, tetapi juga olahan tumbuhan ini dipercaya baik untuk kesehatan.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 12 Juni 2013  |  05:54 WIB

BISNIS.COM, JAKARTASudah sejak lama seduhan teh menjadi minuman favorit banyak orang. Pasalnya, bukan saja karena rasa dan aroma khasnya yang menyegarkan, tetapi juga olahan tumbuhan ini dipercaya baik untuk kesehatan.

Tanaman teh atau Camila Sinesis secara umum dibedakan menjadi dua, yakni teh hijau dan teh hitam. Teh hijau banyak dikembangkan di Jepang, Cina dan Korea. Sementara teh hitam banyak dibudidayakan di India, Srilanka, Kenya dan Indonesia.

Dadan Rohdiana, peneliti madya Pusat Penelitian Teh dan Kina Gambung, mengatakan kendati masih banyak orang yang tidak mahir membedakan teh hijau dan teh hitam, saat ini reputasi teh hijau sebagai minuman kesehatan lebih unggul dari jenis teh hitam.

“Bukan saja masyarakat awam, kalangan masyarakat atas pun menganggap teh hijau lebih baik untuk kesehatan. Lucunya, kebanyakan dari mereka tidak bisa membedakannya,” katanya di sela-sela acara 5th Anniversarry Bless Tea, di Jakarta, baru-baru ini.

Ia menjelaskan teh hijau memiliki aroma yang lebih khas karena memiliki kandungan asam amino yang lebih tinggi dibandingkan dengan teh hitam. Adapun, kandungan polifenol teh hitam yang jauh lebih tinggi menimbulkan rasa sepet.

“Dalam seduhan, polifenol memberikan rasa sepet. Sedangkan asam amino memberikan aroma yang cukup baik. Hal inilah yang kemudian menyebabkan teh hijau mempunyai aroma yang cukup khas,” jelasnya.

Namun, bukan berarti teh hijau jauh lebih menyehatkan dari teh hitam. Ia menjelaskan polifenol merupakan penyedia utama katekin (cathechin), jenis flavonoid yang dihasilkan oleh teh dan memberi banyak manfaat bagi kesehatan.

Di samping itu, selama proses pengolahan teh hitam, sebagian katekin yang teroksidasi berubah menjadi theaflavin dan dan thearubigin. Kedua senyawa yang dapat meniru fungsi insulin dalam tubuh tidak akan terbentuk pada teh hijau, sebab proses pengolahannya tidak memungkinkan untuk terjadinya oksidasi.

“Inilah alasan kita harus meminum teh hitam, teh hitam memiliki katekin, theaflavin dan dan thearubigin. Sehingga dapat diasumsikan jika meminum teh hitam berarti sudah meminum teh hijau,” tegasnya.

Tjia Afianto Presiden Direktur PT Cakap yang memproduksi Bless Tea, produk teh hitam lokal mengatakan antioksidan yang terkandung di dalam teh hitam sangat bermanfaat bagi kesehatan. Apalagi, terangnya, Indonesia merupakan penghasil teh hitam terbesar kelima di dunia.

 “Teh hitam memiliki khasiat sebab memiliki antioksidan tinggi yang berguna bagi kesehatan. Selain berkhasiat, juga merupakan produk lokal,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kesehatan teh hitam teh hijau
Editor :
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top