Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wanita Lebih Rentan Terserang Alergi Mata, Ini Penyebabnya

Dokter ahli lasik asal Singapura Lee Sao Bing, Direktur Medis Shinagawa LASIK & Eye Centre Singapura mengatakan wanita lebih rentan terserang alergi pada mata, iritasi, dan infeksi seperti konjungtivitis (mata merah) karena penggunaan kosmetika
Reni Efita
Reni Efita - Bisnis.com 22 April 2014  |  12:45 WIB
 Ilustrasi - Bisnis
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA— Dokter ahli lasik asal Singapura  Lee Sao Bing, Direktur Medis Shinagawa LASIK & Eye Centre Singapura mengatakan  wanita lebih rentan terserang alergi pada mata, iritasi, dan infeksi seperti konjungtivitis (mata merah) karena penggunaan kosmetika.

“Infeksi dapat terjadi ketika riasan mata masuk ke mata dan mengapung di saluran air mata," kata Lee.

Pada umumnya, katanya, riasan mata tidak berbahaya selama digunakan secara tepat dan tidak terkontaminasi atau sudah kadaluarsa. Sangat dianjurkan untuk mengganti produk riasan mata setiap enam bulan sekali, dan membuangnya jika mata terkena infeksi.

“Kita juga harus terbiasa membersihkan alat kosmetika agar terhindar dari bakteri, yang dapat mengakibatkan infeksi dan alergi,” katanya.

Sementara itu, Marlene Hariman, penata rias, mengatakan bahwa riasan mata merupakan bagian tersulit dari aplikasi tata rias karena 70% keberhasilan tata rias bergantung pada hasil riasan mata.

Riasan mata dapat menentukan seberapa alami, dramatis atau menyeramkan tampilan anda.

“Saya setuju bahwa riasan mata seperti pemulas mata biasa digunakan agar mata terlihat menonjol dan lebih menarik,” kata Marlene.

Pemulas mata dapat digunakan untuk menambah kedalaman dan dimensi mata seseorang, menyempurnakan warna mata, atau untuk menarik perhatian. Pemulas mata memiliki berbagai macam warna dan tekstur yang biasanya terbuat dari bedak dan mika, tetapi juga dapat ditemukan dalam bentuk cair, pensil.

Lee dan Marlene juga berbagi kiat penting untuk berhati-hati dalam mengaplikasikan eyeliner, karena terkadang dapat menimbulkan masalah. Mereka menganjurkan untuk sebisa mungkin menghindari penggunaan eyeliner di sepanjang tepi kelopak mata yang berdekatan dengan saluran air mata dan daerah kelenjar minyak. Hal tersebut dapat menyumbat saluran air mata dan mengakibatkan mata kering dan infeksi. Selain itu, lupa membersihkan riasan mata juga dapat menyebabkan bintitan.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

fashion fashion show model
Editor : Linda Teti Silitonga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top