Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Masalah Paling Umum di Perusahaan

Dalam menjalankan organisasi, memang banyak kendala yang dihadapi. Selain harus menyatukan visi banyak kepala, berikut masalah perusahaan yang paling umum.
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 02 Desember 2015  |  14:39 WIB
Ilustrasi - Orkhacreative
Ilustrasi - Orkhacreative

Bisnis.com, JAKARTA-- Dalam menjalankan organisasi, memang banyak kendala yang dihadapi. Selain harus menyatukan visi banyak kepala, berikut masalah perusahaan yang paling umum.

Founder Vanaya Institute Lyra Puspa mengatakan, tak banyak perusahaan yang bisa bertahan. Sebagai contoh, dia menyebut banyak perusahaan tak bisa melewati masa krisis, hanya karena pemimpin perusahaan tak bisa membuat keputusan dan bingung pada strategi usahanya.

"Pertama, arah strategi. Berapa banyak perusahaan yang kebingungan saat krisisi?" ujarnya di sela sesi coaching di Bogor, belum lama ini.

Masalah lain yang juga kerap menghalangi keberhasilan perusahaan yaitu jarak antara masing-masing pegawai. Khususnya, yang memiliki perbedaan usia yang cukup jauh.

Hubungan yang tak harmonis ini menyulitkan regenerasi perusahaan. Tak heran, banyak usaha yang telah berjalan lama tapi tak berlanjut karena tak mendapat penerus yang sesuai.

"Kedua, gap kepemimpinan. Itu bikin susah regenerasi," katanya.

Masalah terakhir, banyak pegawai belum bisa mengemban tanggung jawab yang lebih besar. Sebagai contoh, pegawai yang naik jabatan, tapi tak bisa bersikap seperti pemimpin. Bekerja sendiri dan tak tahu caranya mendelegasikan wewenang adalah contohnya.

"Bawahan naik jabatan itu kebanyakan enggak bisa mengubah kelakuan jadinya enggak bisa mendelegasikan wewenang. Semuanya dikerjakan sendiri," katanya.

Menurutnya, masalah seperti itu sebenarnya bukan membutuhkan dorongan atau nasehat. Melainkan, persoalan pemahaman diri tentang mengenali kekurangan dan memaksimalkan kelebihan.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perusahaan
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

To top