Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pentingnya Vitamin dan Mineral untuk Tubuh Manusia

Pernahkan Anda merasa lelah dan tidak berenergi padahal tidak melakukan kegiatan berat yang menguras tenaga? Rasa lelah tetap terasa meskipun Anda sudah tidur cukup dan makan cukup.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 04 Juni 2016  |  06:05 WIB
Vitamin - pro/natuna.ro
Vitamin - pro/natuna.ro

Bisnis.com, JAKARTA- Pernahkan Anda merasa lelah dan tidak berenergi padahal tidak melakukan kegiatan berat yang menguras tenaga? Rasa lelah tetap terasa meskipun Anda sudah tidur cukup dan makan cukup.

Hal tersebut, bisa jadi karena Anda kekurangan vitamin dan mineral dalam tubuh. Hal ini acapkalai diabaikan. Ketika orang merasa lelah dan lemas, biasanya mereka mengira sedang sakit dan kurang makan. Tak banyak orang yang menduga adanya defiensi vitamin dan mineral.

Dokter gizi Prof Samuel Oetoro mengatakan vitamin dan mineral merupakan zat gizi yang esensial utuk menjaga fungsi metabolisme tubuh, termasuk membentuk sel darah.

Pasalnya, katanya, sel darah tidak dapat dibentuk oleh sel tubuh manusia, sehingga dibutuhkan peran aktif vitamin dan mineral dalam pembentukannya. Nah, jika Anda kurang vitamin dan mineral, maka sel darah ini akan terganggu pembentukannya. Sehingga akibatnya bisa menimbulkan kurang darah, atau anemia yang membuat Anda menjadi lemah dan cepat lelah.

Oetoro mengatakan tubuh manusia memerlukan jumlah vitamin dan mineral tertentu dalam tubuhnya untuk melakukan fungsi tersebut.

Selain fungsi membentuk sel darah, vitamin dan mineral juga memiliki fungsi penting lainnya bagi kesehatan tubuh. Yaitu, katalisator proses metabolisme tubuh atau energi, oenzym, antioksidan, neurotopik atau pengatur pelepasan sistem neurotransmitter, sistem imunitas, memproduksi hormon, dan sebagai pembantu regenerasi sel.

dia menjelaskan mineral terbanyak dalam tubuh manusia adalah kalsium. Karenanya, asupan kalsium dalam tubuh harus terpenuhi dengan baik, agar tidak menimbulkan masalah yang berhubungan dengan defiensi kalsium seperti osteoporosis.

Beberapa dampak kekurangan vitamin dan mineral, katanya, antaralain orang gampang lelah karena produksi energinya tidak efisien, karena defisit mineral dan vitamin sehingga pembentukan energi tidak cukup. Vitamin dan mineral sendiri bisa membentuk energi dalam sel tubuh manusia yang disebut mitochondria.

Dampak yang kedua, yaitu kekurangan mineral dan vitamin bisa kekurangan enzym tubuh yang berfungsi untuk mencerna makanan atau yang disebut koenzym.  Sehingga makanan sulit dicerna dan menyebabkan nutrisi makanan tidak terserap dengan baik oleh tubuh.

Kemudian, kekurangan vitamin dan mineral juga dapat membuat masalah syaraf dalam tubuh manusia. Alasannya karena vitamin dan mineral berfungsi untuk enghantar syaraf dalam tubuh atau sebagai sarana pelepasan neurotransmitter ke semua sistem syaraf dalam tubuh. "Jika kekurangan vitamin dan mineral, maka ketika otak memerintahkan tangan untuk bergerak, dia akan sulit mendengar perintahnya, karena syaraf bermasalah," tambahnya.

dr Oetoro mengatakan vitamin terbaik yang dibutuhkan manusia adalah yang berasal dari makanan. Seperti dari buah dan sayuran. Sementara, untuk vitamin dan mineral yang berasal dari suplemen atau multivitamin, sebaiknya sebagai pelengkap saja, bukan sebagai sumber asupan utama.

Pasalnya, lanjutnya, vitamin dan mineral yang alami memiliki kandungan yang lebih murni dan cepat terserap oleh tubuh manusia. Selain itu sayuran dan buah-buahan minim dari proses kimiawi yang bisa memengaruhi kualitas dari vitamin dan mineral itu sendiri


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

vitamin
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top