Tren Buka Puasa Bersama Bikin Pengeluaran Membengkak

Peningkatan pengeluaran saat bulan puasa untuk kebutuhan berbuka bersama bisa mencapai Rp100.000-Rp500.000, demikian hasil survey yang dilakukan oleh platform direktori kuliner Qraved.
Rezza Aji Pratama | 02 Juli 2016 14:16 WIB
Buka puasa bersama menjadi tren di antara warga perkotaan. Momen ini sekaligus menjadi ajang reuni - Bisnis.com/Nancy Junita

Bisnis.com, JAKARTA - Peningkatan pengeluaran saat bulan puasa untuk kebutuhan berbuka bersama bisa mencapai Rp100.000-Rp500.000, demikian hasil survei  yang dilakukan oleh platform direktori kuliner Qraved.

Survei yang diadakan pada Juni 2016 tersebut diikuti oleh 1.500. Selain menunjukkan tren berbuka puasa di luar yang semakin marak, penelitian ini juga menunjukkan seberapa besar biaya tambahan yang harus dikeluarkan untuk mengikuti tren berbuka puasa bersama ini.

“Banyaknya undangan berbuka puasa bersama mempengaruhi banyaknya uang yang dikeluarkan untuk makan diluar. Sebanyak 63% orang menyatakan menghabiskan uang lebih banyak dibandingkan dengan hari biasa saat mereka berkumpul dengan teman, rekan kantor atau keluarga,” tulis Qraved dalam riset tersebut.

Hasil survei menunjukkan sebanyak 51% responden menyatakan bahwa mereka menghabiskan uang Rp100.000 – Rp 300.000 lebih banyak dibandingkan dengan kebiasaan sehari-hari mereka.

Kemudian, ada 31% responden menyatakan menghabiskan Rp400.000 – Rp500.000 lebih banyak. Lalu 18% koresponden mengaku menghabiskan uang sebesar Rp 500.000 atau lebih besar dari biasanya di bulan Ramadan untuk memenuhi undangan berbuka puasa dari teman, rekan kerja dan keluarga.

Banyaknya undangan berbuka puasa yang hadir dan meningkatnya rupiah yang dihabiskan oleh orang di bulan Ramadan pastinya membawa dampak positif bagi pengusaha restoran. Sebaliknya para pelanggan juga menanti promo menarik dari restoran sebagai pertimbangan dasar mereka menentukan restoran mana yang mereka akan pilih untuk berbuka puasa.

Sebanyak 37% koresponden mengaku mencari rekomendasi dan promosi restoran untuk berbuka puasa dari aplikasi atau situs direktori restoran seperti Qraved.

Selanjutnya, ada sebanyak 30% koresponden mencari tahu informasi kuliner untuk berbuka puasa dari teman, 19% mencari tahu melalui sosial media dan 14% mencari tahu dari halaman milik blogger.

Tag : buka puasa bersama
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top