Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bokong Zaskia Gotik Dicium, Benarkah Rekayasa?

Zaskia Gotik kembali menjadi bulan-bulanan penduduk dunia maya. Kali ini pelantun lagu Satu Jam Saja itu dikecam soal pemunculan foto dan video saat tampil off air di sebuah acara di Lombok, Nusa Tenggara Barat, beberapa waktu lalu.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 24 Agustus 2016  |  12:30 WIB
Bokong Zaskia Gotik Dicium, Benarkah Rekayasa?
Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) MPR Abdul Karding (kiri) menyerahkan piagam kepada Zaskia Gotik disela-sela Sosialisasi 4 Pilar di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (7/4). - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Zaskia Gotik kembali menjadi bulan-bulanan penduduk dunia maya. Kali ini pelantun lagu Satu Jam Saja itu dikecam soal pemunculan foto dan video saat tampil off air di sebuah acara di Lombok, Nusa Tenggara Barat, beberapa waktu lalu.

Dalam foto terlihat seorang pria dengan leluasa memegang bokong Zaskia Gotik dari belakang dengan kedua tangannya. Bahkan sampai menciumnya, yang mengejutkan, Zaskia Gotik terkesan santai dan membiarkan aksi itu.

Berbagai komentar muncul dari pengguna Internet. Hampir semua menyayangkan aksi panggung Zaskia Gotik yang dianggap terlalu vulgar.

"Sampe segitunya yaa cari duit..kasian..," tulis pemilik akun @trihidayanti.

"Padahal punya calon mertua loh ... Gk jaga sama sekali ... Cari uang gini2 amat," @irfiaa_shilvie_ menimpali. "Emang penyanyi dangdut harus kyk gtu ya," kata akun @orisa_collection.

Label musik Nagaswara yang menaungi Zaskia Gotik sebelumnya sudah angkat bicara. Menurut mereka, foto yang beredar di dunia maya merupakan hasil rekayasa orang tak bertanggung jawab.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

zaskia gotik

Sumber : Tempo.co

Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top