Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Waspadai, Produk Pengharum di Sekitar Anda

Produk perawatan yang harum biasanya banyak digemari kaum Hawa. Alasannya, aroma semerbak bisa menyegarkan suasana dan menunjang penampilan agar percaya diri.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 05 Desember 2016  |  06:46 WIB
Parfum - Antara
Parfum - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Produk perawatan yang harum biasanya banyak digemari kaum Hawa. Alasannya, aroma semerbak bisa menyegarkan suasana dan menunjang penampilan agar percaya diri.

Hanya saja, aroma harum tersebut patut diwaspadai karena bisa jadi itu merupakan campuran dari zat-zat kimia belum pernah diuji kepada manusia sehingga belum terbukti keamanannya.

Setiap hari, Anda menghirup dan kulit menyerap berbagai macam zat kimia tersebut. Hal itu bisa menimbulkan reaksi dari tubuh, seperti sakit kepala, rasa lelah berlebihan, insomnia, napas pendek, mual, asma kambuh dan iritasi kulit.

Untuk pencegahan, perhatikan komposisi dari berbagai produk perawatan dan kecantikan yang Anda beli, mulai dari parfum, lotion, sampo, deodoran, krim cukur, hingga hair spray.

Produk pembersih rumah seperti detergen, pengharum ruangan, sabun pencuci piring, bahkan lilin juga sebaiknya diperhatikan komposisinya. Di Amerika, zat kimia tersebut dilabeli "fragrance", sedangkan di Kanada dan Inggris dilabeli "parfum".

Selain memperhatikan komposisi produk, Anda bisa melakukan pencegahan dengan membuka jendela untuk memastikan pertukaran udara lancar, dan menggunakan minyak esensial sebagai alternatif. Jika memungkinkan, buat atau pilih make-up dan detergen yang tidak mengandung pengharum sama sekali.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

parfum

Sumber : Tempo.co

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top