Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tips Tetap Bugar Saat Cuaca Ekstrim

Akhir-akhir ini cuaca di ibukota seringkali tidak menentu. Hujan bisa mengguyur sehari penuh yang disertai angin kencang. Tidak jarang juga hujan tersebut berselang-seling dengan panas terik di siang hari.
Rezza Aji Pratama
Rezza Aji Pratama - Bisnis.com 22 Januari 2017  |  06:07 WIB
Tips Tetap Bugar Saat Cuaca Ekstrim
Olahraga jaga kebugaran tubuh - learn.peerwell.co
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA-Akhir-akhir ini cuaca di ibukota seringkali tidak menentu. Hujan bisa mengguyur sehari penuh yang disertai angin kencang. Tidak jarang juga hujan tersebut berselang-seling dengan panas terik di siang hari.

Cuaca seperti ini seringkali membuat tubuh bermasalah. Jika tidak memiliki kondisi tubuh yang bugar, bukan tidak mungkin kita akan jatuh sakit. Padahal, aktivitas sehari-hari harus tetap berjalan dalam kondisi seperti itu.

Dokter Mila Desvita mengatakan berbagai penyakit yang sering muncul dalam kondisi seperti ini biasanya berkaitan dengan gangguan saluran nafas dan gangguan pencernaan. Keluhan umum misalnya batuk, influenza, demam, hingga radang tenggorokan.

Berbagai keluhan tersebut memang terkesan sepele. Namun, jika dibiarkan justru akan sangat mengganggu. Data dari World Health  Organization menunjukkan penderita flu di Indonesia mencapai 4 juta orang per tahun. Dari jumlah tersebut, sekitar 200.000 di antaranya bahkan harus menjalani rawat inap.

Mila pun menyarankan agar melakukan aksi pencegahan agar kondisi tubuh tetap bugar. “Kuncinya adalah mengonsumsi makanan yang bergizi, cukup istirahat, dan mengonsumsi suplemen,” ujarnya.

Flu misalnya, berkaitan erat dengan ketahanan tubuh. Semakin kuat seseorang semakin kecil juga risiko terkena flu. Oleh karena itu, olahraga menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan kebugaran tubuh guna menghadapi cuaca ekstrim.

Dokter spesialis olahraga Zaini menyarankan agar melakukan olahraga selama 150 menit dalam seminggu. Jika dirata-ratakan, olahraga harus dilakukan sekitar 20 menit-25 menit setiap harinya. Olahraga yang dipilih bisa bermacam-macam. Kendati demikian, dia menyarankan agar melakukan aktivitas fisik yang bisa bermanfaat bagi kesehatan jantung dan saluran pernafasan atas, peregangan otot, dan penguatan tulang.

Penderita flu juga justru disarankan untuk tetap aktif bergerak. Zaini menuturkan, jika hanya diistrahatkan daya tahan tubuh justru akan semakin merost. Kendati demikian, aktivitas yang terlalu berat seperti olahraga juga sebaiknya dihindari.

Flu sebenarnya merupakan penyakit yang akan sembuh dalam sendirinya. Biasanya dibutuhkan waktu 3 hari-5 hari. Namun, jika sudah lebih dari tiga hari flu dan batuk belum menunjukkan gejala penyembuhan, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter.

Jangan minum antibiotik

Salah satu pelakuan salah kaprah yang banyak dilakukan masyarakat adalah mengonsumsi antibiotik. Padahal, antibiotik hanya ampuh membunuh kuman dan bakteri. Sementara itu, flu dan radang tenggorokan disebabkan oleh virus. Mengonsumsi antibiotik terlalu sering justru akan menimbulkan resistensi yang berdampak buruk bagi kesehatan.

Dalam dunia kedokteran, antibiotik sebenarnya memiliki peran sangat besar. Antibiotik pada dasarnya adalah segolongan molekul yang dihasilkan oleh suatu mikroba terutama fungi dan jamur yang mempunyai fungsi menekan atau menghentikan proses biokimia dalam tubuh terutama infeksi. Obat jenis ini juga termasuk langka karena sejak 1987 tidak ada penemuan baru kelas antibiotik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kebugaran
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top