Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Penyebab Utama Anak Malas Makan Sayur dan Buah

Pola makan anak harus seimbang kebutuhan gizinya untuk mendukung pertumbuhan tubuhnya untuk tetap sehat.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 10 Maret 2017  |  11:12 WIB
Ilustrasi - Femside
Ilustrasi - Femside

Bisnis.com, JAKARTA-Pola makan anak harus seimbang kebutuhan gizinya untuk mendukung pertumbuhan tubuhnya untuk tetap sehat.

Biasanya, jika asupan gizi anak tidak terpenuhi akan membuat dia mengalami gangguan kesehatan dalam jangka panjang dan mengalami stunting atau tubuh pendek.

Sayangnya, tidak banyak anak yang suka makan sayuran dan buah yang sebenarnya sangat penting bagi tubuh dan pertumbuhannya.

Jadi, apakah sebenarnya alasan anak tidak suka makan sayur dan buah?

Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si., Psikolog, mengatakan ada anak tertentu yang secara sensorik kesulitan menerima buah dan sayur, misalnya karena baunya terlalu tajam.  

"Ada juga yang mau makan kalau ada banyak tambahahannya. Misalnya susu, gula dan lainnya," ujar Anna dalam Program Nasional Gerakan Masyarakat Sehat Melalui PAUD Healthy Eating Habit
GSM buah dan sayur dengan Himpunan Pendidik & Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) di Jakarta.

Dia juga mengatakan alasan lainnya anak menolak makan buah dan sayur karena pola pemberian makan orang tua yang salah.

Misalnya saja karena orang tuanya tidak konsisten memberikan, saat makan dipaksa, atau karena orang tua tidak peduli apakah anak mau makan buah dan sayur atau tidak.

Jadi, intinya, katanya, hal itu terjadi karena anak tidak mendapatkan pola makan yang tepat untuk termotivasi makan buah dan sayur.

Sementara itu, dr. Frieda Handayani Kawanto, Sp.A(K), Konsultan Gastrohepatologi Anak  mengatakan penyebab tidak maunya anak makan buah dan sayur pertama karena faktor tidak terbiasa yang mungkin kurangnya pengetahuan orang tua akan pentingnya buah dan sayur.

Apalagi, katanya, kebanyakan orang tua ingin anaknya gemuk sehingga lebih suka memberikan makanan dengan kalori tinggi seperti daging, susu. Sementara sayur memang tingkat kalorinya rendah.

"Pembiasaan orang tua sangat penting untuk memberikan makanan buah dan sayur pada anak," ujarnya.

Alasan lainnya, lanjutnya, karena dari segi rasa yang umumnya sayur dan buah itu hambar dan crunchy dan lendir yang mungkin membuat anak jijk dan tidak suka memegangnya.

Karena itu dia menambahkan orang tua harus pintar cara mengolah makanan agar anak tertarik untuk memakannya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sayuran
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top