Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Aplikasi Android untuk Penderita Diabetes

PT. Boehringer Ingelheim Indonesia meluncurkan aplikasi digital CekGulaku yang menyediakan informasi mengenai diabetes melitus tipe 2 dan rekomendasi gaya hidup sehat.
Rezza Aji Pratama
Rezza Aji Pratama - Bisnis.com 29 Mei 2017  |  17:00 WIB
Ini Aplikasi Android untuk Penderita Diabetes
Ilustrasi pengecekan kadar gula darah terhadap penderita diabetes melitus - Reuters
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Boehringer Ingelheim Indonesia meluncurkan aplikasi digital CekGulaku yang menyediakan informasi mengenai diabetes melitus tipe 2 dan rekomendasi gaya hidup sehat.

Mary Josephine, Medical Director PT Boehringer Ingelheim Indonesia, mengatakan bahwa aplikasi ini dilengkapi dengan empat fitur utama yaitu Tes Risiko, Artikel informasi dari dokter ahli dabetes, Rekomendasi Menu Makanan, dan Aktifitas Fisik. Selain itu, ada juga fitur lainnya seperti pencatat kadar gula darah, pemesanan obat secara online dan juga fitur pengingat jam makan, kapan harus mengkonsumsi obat, dan melakukan aktivitas fisik.

“Semua informasi yang terdapat di aplikasi ini sifatnya untuk mengedukasi dan tidak dimaksudkan untuk mengganti konsultasi dengan dokter. Kami berharap dengan adanya aplikasi CekGulaKU, kesadaran masyarakat akan penyakit DM semakin meningkat dan mereka mampu mengatur pola hidup sehat,” ujarnya, Senin (29/5).

Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti penyakit jantung, kanker, penyakit paru kronik dan diabetes mellitus (DM) saat ini masih menjadi penyebab kematian terbanyak di Indonesia.

“Ancaman PTM terhadap masyarakat di era modern sekarang ini semakin serius. Gaya hidup yang kurang baik seperti merokok, diet yang tidak sehat, maupun kurang aktivitas fisik merupakan beberapa faktor penyebab tingginya angka PTM di Indonesia. Banyak orang yang tidak menyadari dirinya sudah terkena PTM. Bahkan di Indonesia tingkat PTM khususnya DM tipe 2, Asma dan PPOK semakin meningkat dan dapat merugikan negara,” ujar Lily Sulistyowati, Direktur Pencegahan & Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

aplikasi android diabetes
Editor : Nurbaiti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top