Lakukan Ini agar Anak Displin saat Jam Tidur

Setiap anak harus tidur dengan waktu cukup. Tak hanya berdampak pada kesehatan, menerapkan kedisplinan waktu tidur juga berpengaruh terhadap kedisplinan anak. Ternyata, mengajak anak-anak tidur bisa jadi lebih mudah dengan menggunakan media yang tepat.nn
Nindya Aldila | 26 Juni 2017 20:18 WIB
Ilustrasi - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA -  Setiap anak harus tidur dengan waktu cukup. Tak hanya berdampak pada kesehatan, menerapkan kedisplinan waktu tidur juga berpengaruh terhadap kedisplinan anak. Ternyata, mengajak anak-anak tidur bisa jadi lebih mudah dengan menggunakan media yang tepat.

Peneliti Seattle Children's Research Institute dan University of Washington Michelle Garrison mengatakan konsistensi orang tua terkait jadwal tidur anak dan penggunaan media yang digunakan akan berpengaruh pada kebiasaan tidur anak.

Ternyata, hanya sekedar mengingatkan tidak cukup efektif untuk menggerakkan anak ke kamar tidur. Orang tua harus menegakkan aturan, yakni dengan menentukan waktu yang spesifik.

Studi ini menunjukkan bahwa dengan penegakan aturan, bukan sekedar dorongan, ternyata hasilnya efektif membuat anak-anak mencapai waktu tidur yang sesuai. Beberapa faktor seperti umur, jenis kelamin, pendapatan keluarga, tingkat pendidikan orang tua, dan penggunaan teknologi di kamar tidur juga turut membantu.

“Upaya untuk menunjukkan aspek rutinitas kepada anak bisa dibarengi dengan melibatkan anak dalam proses tidur untuk membantu mereka meningkatkan kebiasaan tidur yang lebih mandiri dan sehat. Misalnya, membacakan buku untuk anak yang masih kecil atau memberikan kesempatan untuk anak remaja melakukan hal yang membuatnya relaks untuk membantu mereka cepat tidur,” katanya.

Orang tua harus memastikan ini dilakukan setiap malam dan di jam yang sama. Dengan begitu, anak-anak juga akan terpacu untuk melakukan self-monitoring, apakah kebiasaan tidurnya sudah sesuai atau belum.

Harapannya, ketika anak-anak mulai tumbuh dewasa, mereka memiliki kesempatan untuk mempraktikkan dan menumbuhkan kemampuan self regulation atau kemampuan untuk mengontrol perilaku sendiri.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
anak

Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top