Survei LinkedIn: Bidang IT dan Keuangan Jadi Impian Anak Sekarang

Jaringan profesional LinkedIn merilis hasil survei tentang Perkerjaan Impian Masa Kecil. Hasil survei mengungkap jenis pekerjaan yang terkait dengan industri IT dan keuangan menjadi semakin populer di kalangan pelajar masa kini, termasuk di bidang sains dan teknik.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 22 Juli 2017  |  15:24 WIB
Survei LinkedIn: Bidang IT dan Keuangan Jadi Impian Anak Sekarang
Ilustrasi - Linkedin

Bisnis.com JAKARTA – Jaringan profesional LinkedIn merilis hasil survei tentang Perkerjaan Impian Masa Kecil. Hasil survei mengungkap jenis pekerjaan yang terkait dengan industri IT dan keuangan menjadi semakin populer di kalangan pelajar masa kini, termasuk di bidang sains dan teknik.

Head of Communications, Southeast Asia and North Asia LinkedIn Linda Lee mengatakan Jenis pekerjaan tersebut mampu menggeser kepopuleran dokter atau suster, polisi atau tentara militer, dan guru atau dosen, yang merupakan pekerjaan impian yang favorit pada generasi sebelumnya. Walaupun begitu, wiraswasta atau pengusaha masih menjadi idaman lintas generasi. 

Sebanyak lebih dari 1.000 responden di Indonesia, termasuk pelajar dan profesional muda, ikut serta dalam survei ini. Motivasi di balik pekerjaan impian ini didorong oleh semangat dan inspirasi. Hampir setengah dari seluruh pelajar menyatakan bahwa mereka memiliki minat besar terhadap pekerjaan impian tersebut.

Hal tersebut memiliki arti yang spesial bagi mereka, dengan lebih dari 30% menyatakan bahwa seseorang atau sesuatu telah menginspirasi mereka. Hal ini semakin diperkuat oleh dukungan orang tua, sebanyak 94% responden merasa didukung penuh oleh orang tuanya, dan mayoritas (89%) memiliki kepercayaan diri untuk mampu meraih impian mereka.

“Evolusi pekerjaan impian dari masa ke masa menandakan perubahan ketertarikan dan keinginan terhadap kemampuan dan keterampilan baru – seperti contoh kemampuan bidang IT dan finansial yang semakin dibutuhkan saat ini. Para pelajar dan profesional dapat mengasah kemampuan dan ilmu mereka, dengan terhubung pada jaringan profesional dan berbagai informasi yang tersedia di dalamnya,” ujarnya seperti dikutip dari siaran pers, Sabtu (22/7/2017). 

Bukanlah hal yang mengejutkan, jika ternyata pendidikan dan kemampuan memegang andil yang paling besar sebagai alasan profesional muda memilih pekerjaan mereka saat ini.

Lebih dari 55% menekankan bahwa mereka tidak memiliki kesempatan untuk mengejar mimpi masa kecil mereka dikarenakan kualifikasi (latar belakang) pendidikan dan kemampuan.

Survei juga menemukan bahwa faktor lain seperti pendapatan dan keuntungan yang baik, serta minat dan pemaknaan sebuah pekerjaan juga menjadi alasan kedua dan ketiga terbesar mengapa mereka dapat bekerja di posisi saat ini. 

Di kalangan pelajar, akses finansial dan akses ke jaringan yang tepat  dilihat sebagai halangan terbesar menuju pekerjaan impian masing-masing sebesar 51% dan 28%. Hanya sebagian kecil, yakni 8% mengatakan bahwa akses pendidikan merupakan tantangan besar.

Hal ini menandakan lebih terbukanya akses ke pendidikan, sehingga mempermudah mereka mendapatkan ilmu untuk mengejar pekerjaan impian.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
survei, pekerjaan, pendidikan anak

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top