Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Simetriskah Wajah Anda? Yuk Hitung Secara Matematika

Banyak orang yang merasa tidak percaya diri dengan bentuk wajah, hidung dan anggota tubuh lainnya yang dianggap tidak sempurna dan membuat penampilannya kurang menarik
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 23 Agustus 2017  |  14:47 WIB
Simetriskah Wajah Anda? Yuk Hitung Secara Matematika
Maat Golden Ratio Search - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Banyak orang yang merasa tidak percaya diri dengan bentuk wajah, hidung dan anggota tubuh lainnya yang dianggap tidak sempurna dan membuat penampilannya kurang menarik

Karena itulah, banyak orang yang rela menjalani operasi plastik untuk mengubah bagian wajahnya agar terlihat lebih menarik dan cantik

Padahal, tidak semua bentuk wajah yang simetris itu akan terlihat cantik dan menarik pada wajah seseorang. Banyak orang yang justru terlihat lebih cantik dengan wajahnya yang asimetris atau tidak proporsional. Misalnya beda antara pipi kiri dan kanan.

Lantas, bagaimanakah caranya mengetaui apakah wajah Anda simetris atau tidak?

General Manager Merz Indonesia, Ricardo Manaloto mengatakan, setiap orang memiliki pendapat pribadi yang berbeda-beda tentang kecantikan wajah.
"MAAT Golden Ratio Search menggunakan ilmu pengukuran untuk menciptakan kesadaran publik bahwa rasio simetri wajah juga merupakan bagian dari kecantikan. Wanita yang memiliki pengetahuan tentang proporsi dan bentuk wajah akan mampu menyesuaikan penampilan wajahnya sehingga cocok dengan dirinya.” ujarnya di Jakarta

Pakar Dermatolog dan juga Juri MAAT Golden Ratio Search, dr. Adri Dwi Prasetyo, Sp.KK menjelaskan, MAAT1 Golden Ratio Search menggunakan model dan rasio matematis untuk menghitung proporsi dan daya tarik wajah.

"Dengan teknik Golden Ratio, akan membantu para ahli estetik untuk menghitung proporsi wajah dan menentukan treatment apa yang dibutuhkan seperti filler, botulinum toxin, dan yang terbaru adalah UltherapyTM, sehingga menghasilkan wajah yang cantik serta juga terlihat proporsional dan simetris.” ujarnya.

Dia menjelaskan lebih lanjut tentang perhitungan Golden Ratio, yaitu :

The Golden Ratio (rasio panjang dan lebar wajah).
Garis wajah dari bagian trichion (bagian paling atas dahi/garis rambut) hingga ke bagian menton (bagian paling bawah dagu), dan juga garis wajah dari bagian pipi paling kiri ke yang paling kanan perbandingannya harus 1.618:1

Proporsi wajah horizontal
Bagian atas (trichion3 ke glabellar / area wajah antara alis kanan dan kiri), bagian tengah (bagian glabellar5 ke pangkal hidung) dan bagian bawah wajah (pangkal hidung ke bagian menton4) masing-masing harus proporsional; yaitu 1/3 wajah

Simetri Wajah
Wajah bagian kanan harus sama simetris dengan yang bagian kiri.

Pakar Estetik, dr. Kevin Maharis menambahkan, banyak treatment kecantikan yang selama ini ditawarkan untuk membuat wajah menjadi lebih terlihat proposional, misalnya mengubah bentuk dagu, rahang, dan tulang pipi yang optimal.

"Untuk menghindari hasil yang tidak proporsional dengan bentuk wajah, formula Golden Ratio dapat membantu para ahli estetika untuk membentuk wajah yang proporsional.” katanya

Pakar kecantikan Affi Assegaf mengatakan, penting bagi seseorang untuk mengetahui proporsi dan bentuk wajahnya.

"Tujuannya, agar dapat menentukan serta menyesuaikan penampilan yang cocok dengan wajahnya, mulai dari gaya rambut maupun make-up.”
Untuk mengetahui bentuk wajah orang Indonesia yang simetris dan proporsional, Merz Aesthetics melakukan pencarian untuk menemukan kandidat dengan wajah proporsional di Indonesia dan Asia melalui ajang Pencarian Golden Ratio berdasarkan MAAT) atau MAAT1 Golden Ratio Search

Program yang berlangsung hingga tanggal 30 September 2017 ini, selain digelar di Indonesia, juga diselenggarakan di 9 negara di Asia yaitu Hong Kong, India, Korea, Malaysia, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand dan Vietnam.

Ajang MAAT Golden Ratio Search merupakan yang pertama di Asia dalam rangka memberikan informasi dan pemahaman kepada para wanita tentang proporsi dan daya tarik wajah serta merupakan bagian dari ajang peluncuran pedoman medis pertama yang membahas pendekatan holistik perawatan kecantikan wajah proporsional di Asia.

Peluncuran pedoman medis tersebut akan dilaksanakan pada 38th Annual Meeting of the International Society for Dermatologic Surgery (ISDS) (Pertemuan Tahunan ISDS ke-38) di Bangkok, November 2017. Ajang pencarian ini merupakan program yang dikembangkan untuk mendukung tujuan dari pedoman medis tersebut, yaitu mengaplikasikan sains dalam dunia kecantikan dan menyediakan pedoman perawatan kecantikan yang sesuai dengan proporsi wajah seseorang.

Pencarian the Golden Ratio yang dilakukan di 10 negara ini menunjukkan bahwa wajah proprosional tidak memandang suku ataupun batas geografis. General Manager Merz Indonesia, Ricardo Manaloto mengatakan, setiap orang memiliki pendapat pribadi yang berbeda-beda tentang kecantikan wajah.

Ajang pencarian wajah proporsial MAAT Golden Ratio Search ini terbuka untuk wanita berusia diatas 21 tahun yang berdomisili di Indonesia. Kandidat akan dinilai oleh empat orang juri yang terdiri dari pakar medis dan kecantikan, yaitu: dr. Adri Dwi Prasetyo, Sp.KK (Dermatolog), dr. Kevin Maharis (Dokter estetik), serta Affi Assegaf (Pakar kecantikan) dan Ricardo Manaloto (General Manager, Merz Indonesia) mewakili Merz Aesthetics selaku penyelenggara ajang “MAAT Golden Ratio Search”.

Kandidat yang terpilih dengan wajah paling proporsional akan berkumpul bersama dalam pengumuman dan acara pembukaan 38th Annual Meeting of the International Society for Dermatological Surgery (ISDS) pada bulan November 2017. Kandidat terpilih yang mewakili Indonesia akan mendapatkan uang saku sebesar US$3,000. Ajang pencarian ini akan berakhir pada tanggal 30 September 2017

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wajah
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top