Halima Aden, Model Amerika Berhijab yang Menginspirasi

Nama Halima Aden mencuat setelah tampil dalam sampul majalah di Amerika Serikat dengan menggunakan burkini atau busana renang muslim. Halima bermimpi menjadi seorang model yang bisa menginspirasi pemuda muslim di Amerika Serikat.\n\n
Nindya Aldila | 16 September 2017 23:47 WIB
Halima Aden, model keturunan Somalia Amerika Serikat menjadi populer setelah muncul dalam sampul majalah Amerika Serikat. (Reuters)

Bisnis.com, NEW YORK - Nama Halima Aden mencuat setelah tampil dalam sampul majalah di Amerika Serikat dengan menggunakan burkini atau busana renang muslim. Halima bermimpi menjadi seorang model yang bisa menginspirasi pemuda muslim di Amerika Serikat.

Tepat satu tahun yang lalu, Wakil Eksekutif Direktur kontes kecantikan Miss Minnesota USA mendapat panggilan dari remaja 19 tahun, Halima Aden yang menanyakan apakah dirinya bisa ikut berkompetisi menggunakan hijab.

"Fotonya muncul dan saya ingat saya langsung bergumam betapa cantiknya dia," kata Wallace seperti dikutip Reuters, Sabtu (16/9/2017).

Halima Aden adalah remaha keturunan Somalia -- Amerika yang berani mengambil kesempatan untuk berkarir sebagai seorang model berhijab hingga akhirnya bisa berada di bawah agensi model ternama di Amerika Serikat.

Di beberapa negara maju, hijab telah menjadi simbol islam yang semakin mainstream setelah tingginya paparan media iklan dan model.

Belum lama ini, Nike merilis produk hijab sporty. Langkah ini juga diikuti komitmen perusahaan untuk gencar mengisi pasar hijab mulai awal 2018. 

Ritel pakaian remaja American Eagle Outfitters Inc juga mengeluarkan hijab denim di mana Aden menjadi model utamanya. Hasilnya tak mengecawakan. Bahkan, produk tersebut ludes terjual kurang dari sepekan.

Redaktur pelaksana majalah Allure Michelle Lee mendeskripsikan Aden sebagai remaja Amerika biasa pada sampul majalahnya edisi Juli lalu.

"Aden adalah seseorang yang bisa merepresentasikan warga Amerika dengan luar biasa" katanya.

Aden lahir di Kakuma, sebuah perkemahan untuk para pengungsi milik PBB. Dia datang ke Amerika Serika pda umur 7 tahun dan menetap di St. Louis.

Aden berimpi menjadi seorang role model bagi anak muda Amerika muslim. "Setiap hari saya mengenakan hijab. Saya melakukan hal yang biasa saya rasa tidak ada orang lain yang tidak menyukainya. Mungkin karena saya cuek," katanya.

Kendati memiliki mimpi besar untuk bergelut di industri modeling, di masa depan dia juga ingin kembali ke Kakuma untuk bekerja dengan anak-anak pengungsi.

Tag : model
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top