Mengenal Teguh Karya Lewat Diskusi

Memperingati hari kelahiran sineas legendaris Indonesia Teguh Karya, Kantor Berita Antara mengadakan diskusi dengan tema Setelah Teguh Karya pada Jumat (22/9/2017).
Ilman Sudarwan
Ilman Sudarwan - Bisnis.com 23 September 2017  |  13:10 WIB
Mengenal Teguh Karya Lewat Diskusi
Teguh Karya - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Memperingati hari kelahiran sineas legendaris Indonesia Teguh Karya, Kantor Berita Antara mengadakan diskusi dengan tema ‘Setelah Teguh Karya’ pada Jumat (22/9/2017).

Diskusi tersebut diadakan di Galeri Foto Jurnalistik Antara, Jakarta. Dalam diskusi yang terbuka bagi masyarakat umum tersebut hadir beberapa narasumber yang pernah bekerja sama langsung dengan mendiang Teguh Karya seperti Christine Hakim dan Slamet Rahardjo. Juga ada sastrawan Seno Gumira Ajidarma dan Wregas Bhanuteja.

Sebelumnya, rangkaian acara ini didahului pemutaran film-film terbaik Teguh Karya di Kineforum pada 18-21 September 2017.

Beberapa film yang ditayangkan di antaranya adalah Cinta Pertama, Badai Pasti Berlalu, dan November 1828. Pemutaran film diadakan di Kineforum secara gratis.

Teguh Karya adalah salah satu maestro perfilman Indonesia. Dia dilahirkan di Pandeglang, Banten pada 22 September 1937.

Pria yang lahir dengan nama Steve Liem Tjoan Hok ini terlebih dahilu bergelut di dunia teater. Dia mendirikan Teater Populer pada tahun 1968. Selanjutnya, dia membuat film pertamanya pada tahun 1971 dengan judul Wadjah Seorang Laki-Laki.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
film indonesia

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top