Abadikan Momen Liburan Anda dengan Jepretan Profesional

Merekam momen seseorang saat berwisata menjadi sangat mudah saat ini. Bukan lagi lewat selfie, tetapi justru Anda akan mendapatkan hasil jepretan yang profesional dengan jasa yang diberikan oleh perusahaan fotografi wisata yang kini tengah naik daun.
Nindya Aldila | 13 Desember 2017 12:50 WIB
Wisatawan mancanegara melakukan swafoto di dekat kaldera kawah Gunung Ijen Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (22/10). - ANTARA/Budi Candra Setya

Bisnis.com, JAKARTA – Merekam momen seseorang saat berwisata menjadi sangat mudah saat ini. Bukan lagi lewat selfie, tetapi justru Anda akan mendapatkan hasil jepretan yang profesional dengan jasa yang diberikan oleh perusahaan fotografi wisata yang kini tengah naik daun.

Salah satunya yang ikut meramaikan bisnis travelling photography ini adalah Frame A Trip.

Salah satu founder Frame A Trip Endra Marsudi mengatakan kebanyakan para traveller hanya mengandalkan selfie atau jepretan orang di sekitarnya sehingga tidak bisa mendapatkan hasil jepretan yang baik, meski berada di tempat yang sempurna untuk berfoto.

Untuk itulah, jasa semacam ini ada. Penyedia jasa ini menyediakan fotografer profesional yang terdiri dari fotografer lokal yang tinggal di kota tempat wisata tersebut.

“Pastinya fotografer profesional lokal akan lebih hemat dibandingkan menyewa fotografer sendiri dari kota asalnya, karena klien tidak perlu membayar biaya akomodasi,” ujarnya, Selasa (13/12).

Selain itu, lanjutnya, fotografer profesional lokal punya pengetahuan yang kuat akan situasi dan area di kotanya. Dengan demikian, fotografer juga bisa bertindak sebagai pemandu wisata yang bersahabat.

Dari segi tarif, harganya cukup beralasan untuk fotografer kelas outdoor, yakni mulai dari Rp3,7 juta – Rp6,8 juta, tergantung dari destinasinya.

Foto yang dijepret oleh fotografer ini bahkan bisa langsung diunggah ke media sosial, yakni dengan 10 foto pilihan yang sudah diedit untuk di-download dalam 1 hari setelah hari H pemotretan.

Tak sekedar itu, secara langsung, penyedia jasa ini justru semakin banyak membuka kesempatan bagi para fotografer lepas untuk mendapatkan proyek-proyek baru.

Hal tersebut diungkapkan oleh salah satu fotografer Frame A Trip yang berada di Jakarta, Kahfy Yudha Wiansyah. Menurutnya, dia tidak perlu terlalu sibuk mempromosikan dirinya untuk mencari pekerjaan.

“Keuntungan saya secara profesional, yaitu tambah penghasilan tanpa harus memasarkan diri saya dan tidak perlu promosi lagi. Network lebih luas dan memperkuat positioning saya,” ujar Kahfy.

Kahfy yang sudah menapaki karir fotografer selama 17 tahun ini mengatakan perusahaan penyedia jasa layanan fotografi wisata ini sudah sangat profesional dalam mempekerjakan fotografernya.

“Tarif kami diatur per jam seperti dil luar negeri. Intinya mereka sudah kekinian sekali. Kontraknya pun dibuat menyesuaikan fotografernya. Perusahaan mengikuti kami. Mereka juga tidak membatasi kreatifitas,” tutur Kahfy.

Tag : Liburan
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top