Film Dokumenter Ed Sheeran Ungkap Kehidupan Sehari-hari Sang Idola

Penyanyi Inggris Ed Sheeran mengatakan bahwa bagian tersulit dari membuat lagu adalah membuat lirik ataupun komposisi musik yang benar-benar baru dan bukan merupakan pengulangan.
Ilman A. Sudarwan | 26 Februari 2018 14:07 WIB
Ed Sheeran - femalefirst.co.uk

Bisnis.com, BERLIN – Penyanyi Inggris Ed Sheeran mengatakan bahwa bagian tersulit dari membuat lagu adalah membuat lirik ataupun komposisi musik yang benar-benar baru dan bukan merupakan pengulangan. Hal tersebut terungkap dalam film dokumenter Songwriter yang ditayangkan pertama kali di Berlinale Film Festival, Jumat (23/2/2018).

Film tersebut disutradarai oleh sutradara Murray Cummings yang merupakan sepupu Sheeran. Film dokumenter itu mengikuti kehidupan pribadi sang pemenang Grammy saat berkelana di Inggris dan Amerika serikat untuk membuat lagu, bermain musik di taman, hingga merekam album.

Potret yang begitu intim tentang kehidupan penyanyi paling laris di Spotify iniditampilkan di dalam. Salah satunya melalui cuplikan Sheeran yang bernyanyi di atas kapal Queen Mary 2 ketika melintasi samudra Atlantik.

Selain itu, ada pula adegan yang menampilkan Sheeran mengunjungi guru musiknya di sekolah menengah atas dulu dan adegan saat dia berbincang dengan ayahnya mengenai lagu-lagu yang dibuat olehnya.

“Bagian tersulit dalam menulis lagu adalah menemukan frasa baru yang belum pernah saya dengar atau saya gunakan sebelumnya karena sebenarnya selalu ada saja lagu-lagu dengan frasa umum seperti ‘I love you baby like crazy, I miss you maybe,” jelasnya sebagaimana dikutip dari Reuters.

Oleh karena itu, akhirnya dia menyadari bahwa tidak perlu mendorong dirinya sendiri ketika menghadapi kesulitan menulis lagu. Dia juga mengatakan, dia tidak percaya adanya kebuntuan dalam berkarya bagi penulis lagu.

“Hal yang saya lakukan jika saya mengalami kesulitan adalah menyimpan gitar saya dan pergi untuk melakukan sesuatu yang berbeda dalam beberapa pekan. Setelah itu baru saya kembali dan saya akan bisa menulis lagu lagi,” ujar lelaki 27 tahun tersebut.

“Jadi, saya pikir saya dapat menulis lagu selamanya. Mungkin lagu-lagu saya akan lebih banyak bercerita soal kehidupan dunia, karena hidup saya terus menerus jadi lebih tenang,” tambahnya.

Sheeran sendiri mengaku sangat menyukai film dokumenter tersebut karena dapat menggambarkan proses keseluruhan berkarya sheeran membuat lagu dari awal sampai akhir, bukan hanya menggambarkan tentang perekaman albumnya saja.

“Saya senang Murray berhasil menemukan cara baru yang belum pernah saya lihat sebelumnya. Cukup sulit untuk menemukan cara baru yang belum pernah dilakukan dalam sebuah film,” tambahnya.

Sementara itu, Cumming mengatakan bahwa film dokumenter ini akan memberikan pengalaman kepada para penggemar Sheeran untuk menyelami sisi lain kehidupan sang idola.

“Dirinya seutuhnya adalah pribadi yang rileks dan santai. Jadi, saya pikir para penggemar akan melihat seperti apa dirinya yang sebenarnya karena film ini adalah pertunjukan yang selalu saya tonton setiap hari,” jelasnya.

Tahun depan, Sheeran rencananya akan membuat film lagi. Namun, dalam tersebut dia tidak ingin lagi memerankan dirinya sendiri. Dia ingin memerankan karakter yang berbeda.

Sumber : Reuters

Tag : musik, film dokumenter
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top