Touch Me Not Film Terbaik di Berlin International Film Festival 2018

Touch Me Not, film yang bercerita tentang hubungan intim dan hubungan seksual yang mengagetkan para penonton dengan konten eksplisitnya berhasil memenangkan penghargaan Golden Bear Prize untuk kategori film terbaik di ajang Berlin International Film Festival ke-68 di Berlin, Sabtu (24/2/2018) waktu setempat.
Ilman A. Sudarwan | 26 Februari 2018 14:43 WIB
Adegan dalam Touch Me Not - Istimewa

Bisnis.com, BERLIN–Touch Me Not, film yang bercerita tentang hubungan intim dan hubungan seksual yang mengagetkan para penonton dengan konten eksplisitnya berhasil memenangkan penghargaan Golden Bear Prize untuk kategori film terbaik di ajang Berlin International Film Festival ke-68 di Berlin, Sabtu (24/2/2018) waktu setempat.

Sutradara film ini, Adina Pintile mengatakan dia tidak menyangka karyanya, yang mengaburkan antara realitas dan cerita fiksi orang yang mencari keintiman tetapi juga ketakutan tas hal tersebut, dapat menang di ajang ini.

Dia menjelaskan bahwa filmnya mengajak para penonton untuk merasakan empati, merangkul satu sama lain, dan memikirkan kembali tentang segala hal. Dia menambahkan, film ini diharapkan dapat menjadi cermin untuk para penontonnya.

“Oleh karenya, mungkin bagi sebagian penonton film ini tidak begitu nyaman ditonton, tetapi pada saat yang bersamaan, kami juga menantang para penonton, termasuk Anda, untuk berdialog dan menengok lebih dalam kepada dirimu sendiri,” jelasnya sebagaimana dikutip dari Reuters.

Sementara itu, piala Silver Bear untuk sutradara terbaik diberikan kepada sutradara Amerika Serikat Wes Anderson untuk karyanya yang berjudul Isle of Dogs, sebuah film animasi tentang kota di Jepang yang mendeportasi seluruh anjing di kota tersebut ke pulau sampah karena serangan flu anjing.

Sayang, Anderson tidak bisa hadir dalam penganugerahan piala tersebut. Aktor Bill Murray yang menjadi salah satu pengisi suara karakter anjing di dalam film itu mewakili Anderson untuk menerima piala.

“Saya tidak menyangka dapat berangkat ke tempat kerja sebagai anjing dan pulang sebagai beruang,” ujarnya berkelakar.

Selain itu, untuk kategori aktor terbaik berhasil dimenangkan oleh Anthony Bajon untuk perannya dalam film La priere (The Prayer) karya sutradara Cedric Kahn. Dalam film tersebut dia memerankan seorang pecandu narkoba yang ingin berhenti dengan cara-cara keagamaan.

Mendampingi Bajon, aktris Ana Brun menjadi aktris terbaik di ajang ini untuk perannya dalam film Las Harederas karya Marcelo Martinessi. Film ini juga mendapatkan penghargaan Silver Bear Alfred Bauer sebagai film panjang yang memberi perspektif baru.

Sementara untuk kategori skenario terbaik, dimenangkan oleh Manuel Alcala dan Alonso Ruizpalacios melalui film Museo. Film ini bercerita tentang siswa yang mencuri artefak dari Museum Nasional Mexico City.

Adapun, film Twarz karyasutradara Polandia Malgorzata Szumowska yang bercerita tentang pria yang melakukan transplantasi wajah setelah kecelakaan, berhasil mendapatkan hadiah Silver Bear pilihan dewan juri.

Sementara itu, penata kostum Elena Okopnaya mendapatkan penghargaan atas kontribusi artistiknya untuk desain kostum dan produksi dalam film Dovlatov karya sutradara Rusia Alexey German Jr. yang bercerita tentang penulis abad ke-20 Sergei Dovlatov.

Para pemenang diputuskan oleh enam dewan juri yang dipimpin oleh sutradara Jerman Tom Tykwer. Pada festival yang berlangsung dari 15 Februari hingga 25 Februari ini, telah diputar sekitar 400 judul film. Dari jumlah tersebut, 19 di antaranya bersaing untuk mendapatkan hadiah utama Golden Bear.

'Berlinale' adalah salah satu festival film tertua dan paling bergengsi di dunia. Meskipun tidak ada tema menyeluruh untuk gelaran tahun ini, namun dalam pelaksanaannya terdapat banyak film tentang migrasi dan potret seniman.

Sumber : Reuters

Tag : festival film, berlin
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top