Kediri Scooter Festival, Ajang Pamer Vespa

Setiap tahun, masyarakat Indonesia terkhusus para pecinta vespa merayakan kecintaan mereka terhadap skuter vespa Italia yang ikonik dalam sebuah festival vespa: Kediri Scooter Festival 2018.
Eva Rianti | 28 Agustus 2018 14:08 WIB
Ilustrasi - JIBI/Desi Suryanto

Bisnis.com, JAKARTA – Setiap tahun, masyarakat Indonesia terkhusus para pecinta vespa merayakan kecintaan mereka terhadap skuter vespa Italia yang ikonik dalam sebuah festival vespa: Kediri Scooter Festival 2018.  

Dilansir dari Reuters, Selasa (28/8/2018), ratusan penggemar vespa di Kediri memamerkan kreasi mereka di festival yang telah berlangsung pada awal Agustus itu. 

Banyak yang memamerkan vespa antik yang dimodifikasi hingga bergaya Mad Max yang dilengkapi dengan senapan mesin palsu, selusin ban ekstra, dan mainan boneka menakutkan sebagai ornamen. 

Ada pula jenis vespa extreme yang didesain menyerupai sepeda monster metalik dari dystopia Hollywood.

Peded, seorang kakek berusia 43 tahun yang telah memodifikasi vespanya sejak 1990-an mengatakan bahwa dirinya menyukai skuternya untuk “menceritakan sebuah kisah”.

“Saya suka menghias Vespa hingga extreme, tetapi saya tidak suka menggunakan sampah,” kata Peded yang memiliki Vespa dengan tanduk kerbau di depannya, menggambarkan suku Tanah Toraja, Sulawesi.

Untuk mengikuti kompetisi di festival ini, setiap kendaraan harus disesuaikan dengan mesin vespa dengan mempertahankan ikon merek, yakni bagian depan skuter yang melengkung. 

Mereka menghias vespa sesuai dengan kemampuan serta anggaran yang dimiliki masing-masing. Ada banyak pula yang hanya mampu membeli besi bekas atau bahan bekas pakai yang ditemukan di tempat barang rongsokan. 

Festival yang berlangsung untuk ketiga kalinya ini merupakan salah satu dari beberapa yang diadakan di seluruh negeri. 

Para penggemar sekaligus peserta festival vespa ini menarik perhatian penduduk sekitar karena desain vespa yang terkesan rumit.

Festival yang karismatik ini dijadikan sebuah pertemuan para pecinta vespa untuk bersenang-senang. 

"Kami independen, tetapi kami berkumpul seperti komunitas," kata Julia Ningsih (19). 

“Vespa extreme, kita tetap bersama. Jika kami kesulitan di jalan, mereka akan menunggu dan membantu kami sampai kami bisa naik lagi," tambahnya. 

 

Tag : kediri, vespa
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top