5 Desainer Muda Go Internasional ke Paris Fashion Week

Untuk pertama kalinya startup Indonesia berhasil membawa lima perancang busana Indonesia yang masih pemula dan berusia muda di bawah 23 tahun, untuk memamerkan busana rancangannya di dalam rangkaian acara Paris Fashion Week. 
Mia Chitra Dinisari | 08 September 2018 15:40 WIB
Koleksi cape dalam peragaan busana Chloe di Paris Fashion Week 2017 - Reuters/Gonzalo Fuentes

Bisnis.com, JAKARTA - Untuk pertama kalinya startup Indonesia berhasil membawa lima perancang busana Indonesia yang masih pemula dan berusia muda di bawah 23 tahun, untuk memamerkan busana rancangannya di dalam rangkaian acara Paris Fashion Week. 

Startup yang bernama Fashion Division ini membawa dan mengadakan independent fashion show, yang masih dalam rangkaian acara dari Paris Fasion Week 2018, akhir September - Oktober mendatang.

Dalam FD Paris Fashion Show 2018 ini, kelima perancang busana muda dari Indonesia akan mendapat kesempatan memperlihatkan delapan rancangan busananya,  di Hotel Le Marois Salons France-Ameriques, Paris, pada Jumat, 28 September 2018 pukul 18.00 waktu setempat.

Ini adalah venue yang juga digunakan oleh John Galliano saat mengadakan showcase koleksinya tahun lalu. Acara ini akan dihadiri oleh calon pembeli potential kelas dunia, diantaranya pemilik The Goods departemen store, pemilik butik di eropa, serta sekitar 50 media dan fashion blogger dari Prancis, Rusia, Jerman dan Amerika Serikat.

“Event ini kami dedikasikan untuk mempromosikan Fashion Indonesia. Respon dari sana (Eropa) pun sangat baik. Setelah kami bocorkan salah satu koleksi busana lewat Instagram, sekitar 50 media dari Paris, Rusia, Jerman dan US menyatakan akan datang dan meliput secara langsung”, seperti yang dikatakan Wulan S. Haryono - Founder & Program Director Fashion Division Indonesia dalam siaran persnya. 

Kelima perancang busana yang akan berangkat, masih berusia sangat muda dan masih dalam tahap pemula. Bahkan salah satu diantaranya baru berusia 18 tahun. Mereka diseleksi lewat beberapa kriteria yaitu keunikan desain, ciri khas brand dan kualitas bahan.

Kelima perancang busana yang dibawa oleh startup Fashion Division menuju runway di Paris Fashion week adalah:

Amelia Novarienne Barus - 23 Tahun, Brand: Dakada
Aurelia Joyann Trudy - 18 Tahun, Brand: TRUDY
Daniella Grace - 23 Tahun, Brand: Danielle
Edrick Young - 21 Tahun, Brand: EDR by Edrick Young
Grasheli Andhini - 23 Tahun, Brand: Grasheli Andhini

Salah satu perancang busana bahkan berencana meluncurkan brandnya di fashion show ini, yaitu Amelia Novarienne Barus.

Brand yang akan diluncurkan di Paris Fashion Week 2018 diberi nama  Dakada dengan tema zero waste dimana selama proses produksi hasil desain nya tidak akan meninggalkan sisa bahan. 

Amelia memilih Paris Fashion Week sebagai tempat untuk launching brandnya untuk menempa dirinya di event fashion yang tersulit  dan terbesar di dunia.

“Paris Fashion Week itu kan Fashion Show terbesar Dunia dan sudah prestige. Akan memudahkan brandku untuk berkembang karena sudah melalui show tersulit dulu. Selain itu nanti kami punya akses after show party dimana kami akan dikenalkan dengan orang penting industri fashion seperti pemilik boutique dan departement store, seperti Galeries Lafayette Paris.” ungkap desainer kelahiran Amerika ini.

Sementara desainer termuda yang Aurelia Joyann Trudy berencana menampilkan desain yang terinspirasi dari karakter wanita Perancis yaitu femme fatale. “Saya menerjemahkan karakter Femme Fatale ini kedalam busana yang berwarna merah, hitam dan berbahan kulit yang menampilkan kesan berani dan misterius.” ungkap desainer berusia 18 tahun ini.

Selain membuka akses bagi para perancang busana Indonesia di runway Paris Fashion Week 2018, Fashion Division Indonesia juga akan mempertemukan kelima perancang busana muda ini, ke para pemilik departemen store dan butik ternama di benua Eropa, dalam sesi business networking.

Tag : fesyen
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top