Pengalaman Paling Konyol Tompi Saat Berbahasa Inggris

Penyanyi Tompi berbagi tip belajar Bahasa Inggris dan pengalaman paling konyol saat praktik bahasa Inggris. Salah satunya adalah harus berani mencoba.
Newswire | 03 Oktober 2018 10:14 WIB
Penyanyi Tompi tampil dalam gelaran Prambanan Jazz di Taman Wisata Candi Prambanan, Sleman, DI Yogyakarta, Minggu (20/8)./ANTARA- - Hendra Nurdiyansyah

Bisnis.com, JAKARTA - Penyanyi Tompi berbagi tip belajar Bahasa Inggris, salah satunya adalah harus berani mencoba.

"Mental malu harus dihilangkan," kata Tompi di sela-sela peluncuran program "English for Indonesia" di Jakarta, Selasa (2/10/2018).

Selain itu, lingkungan dan orang-orang sekitar juga perlu mendukung proses belajar seseorang.

"Kebiasaan menghina itu salah, misalnya kalau salah bicara lalu ditertawakan. Tidak membangun itu," tutur penyanyi yang memiliki nama asli Teuku Adifitrian itu.

Tompi mengaku sangat tertarik mempelajari Bahasa Inggris, karena memiliki pengalaman yang kurang mengenakkan. Saat melakukan proses rekaman di London, Inggris, pelantun "Tak Pernah Setengah Hati" itu berulang kali harus membetulkan pengucapan kata-kata berbahasa Inggris yang dirasa kurang sempurna saat didengar oleh penutur asli Inggris.

"Padahal, menurut saya sudah benar, tetapi menurut orang sana yang dengar pasti tidak mengerti," kata Tompi disusul tawa.

Pengalaman Konyol

Pengalaman paling konyol justru dialami Tompi saat mempraktikkan Bahasa Inggris untuk berkomunikasi dengan anak-anaknya. Ketiga anak Tompi selalu menolak jika diajaknya berbicara dalam Bahasa Inggris.

"Alasannya sama, 'ayah kita nggak ngerti ayah ngomong apa'," ujar dia menirukan ucapan sang anak.

Beberapa pengalaman pribadi itulah yang mendorong Tompi untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris, salah satunya dengan mendukung program "English for Indonesia" yang diinisiasi British Council dan Kedutaan Besar Inggris.

Program tersebut memberikan sumber belajar dan mengajar bahasa Inggris yang berkualitas dan bebas biaya untuk seluruh masyarakat Indonesia melalui website www.britishcouncil.id/en/english-indonesia.

Materi belajar dan mengajar bahasa Inggris tersedia dalam empat situs web yakni untuk anak-anak beserta orang tua (LearnEnglish Kids), remaja (LearnEnglish Teens), dewasa (LearnEnglish), dan untuk guru berisi materi pendukung pengajaran (TeachingEnglish).

"English for Indonesia" juga bekerjasama dengan TVRI, RRI, dan harian Kompas untuk memperluas penyebaran materi bahasa Inggris di wilayah-wilayah yang sulit atau belum memiliki akses internet.

 "Orang-orang di luar sana mungkin banyak mengalami masalah bahasa seperti saya, saya sadari saya memang harus belajar terus. Dan ini jadi platform yang seru untuk belajar bahasa Inggris," kata Tompi.

Selain Tompi, program "English for Indonesia" juga didukung oleh sejumlah public figure diantaranya penyanyi Glenn Fredly, penulis Dee Lestari, aktor Reza Rahadian, aktris Titi Kamal, penyanyi dan pemain film Maudy Ayunda, praktisi pendidikan Najeela Shihab, jurnalis Marissa Anita, serta influencer Gita Savitri Devi dan Febrian.

Sumber : Antara

Tag : selebritas, bahasa inggris
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top