Persiapan Dana Pendidikan Anak, Makin Cepat Makin Baik

Seiring waktu, dana pendidikan akan semakin mahal. Biaya sekolah hari ini, tentu akan berbeda dengan 10-15 tahun mendatang. Itulah sebabnya, sebagai upaya berjaga-jaga, orang tua harus mulai menyiapkan dana pendidikan anak sedini mungkin.
Tika Anggreni Purba | 09 Januari 2019 05:03 WIB
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, JAKARTA—Seiring waktu, dana pendidikan akan semakin mahal. Biaya sekolah hari ini, tentu akan berbeda dengan 10-15 tahun mendatang. Itulah sebabnya, sebagai upaya berjaga-jaga, orang tua harus mulai menyiapkan dana pendidikan anak sedini mungkin.

Menurut perencana keuangan Zelts Consulting Ahmad Gozali, dana pendidikan untuk anak dapat disiapkan sejak anak masih di dalam kandungan. Katakanlah dalam satu keluarga memiliki tiga anak dan orang tua harus menyediakan dana pendidikan hingga sarjana, Ahmad menyarankan agar setiap anak dibuatkan rencana dana pendidikannya.

Menurut Ahmad setiap anak harus diketahui jadwal pendidikan dan perkiraan biaya pendidikannya kelak. “Itulah sebabnya orang tua sebaiknya sudah survei mengenai sekolah atau biaya pendidikan yang mungkin harus dikeluarkan kelak,” kata Ahmad.

Selama ini banyak orang tua yang hanya langsung datang ke perbankan atau agen asuransi tanpa merencanakan jadwal dan memperkirakan kebutuhan biaya pendidikan. “Mungkin sudah merasa aman dengan asuransi atau investasi padahal belum dihitung apakah dananya cukup atau tidak kelak,” kata Ahmad.

Berbicara mengenai investasi, menurut Ahmad setiap produk investasi memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Alangkah bijaksananya apabila orang tua mempertimbangkan semua produk dengan baik, bukan asal memilih investasi.

Sejauh ini, orang tua Indonesia masih fokus pada asuransi pendidikan dan tabungan pendidikan untuk menyiapkan dana pendidikan anak.

“Sebenarnya produk reksadana, emas, saham, properti, juga bisa dipakai untuk menyiapkan dana pendidikan,” kata Ahmad lagi.

Pada prinsipnya, kata Ahmad,  semua produk investasi bisa dipakai untuk apa saja, termasuk dana pendidikan. Akan tetapi harus disesuaikan targetnya, setorannya, risikonya dan waktu pengambilannya sesuai dengan kebutuhan.

Tag : dana pendidikan
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top