Minyak Kelapa Ternyata Bermanfaat untuk Mencegah Penyakit Kulit pada Tangan

Pelembab minyak kelapa dan gliserin dapat mencegah dermatitis-tangan. Efektivitas ini sangat dipengaruhi oleh komposisi dan kadar minyak kelapa dan gliserin yang terkandung di dalamnya.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 21 Januari 2019  |  18:57 WIB
Minyak Kelapa Ternyata Bermanfaat untuk Mencegah Penyakit Kulit pada Tangan
Ilustrasi gangguan kulit pada tangan. - Bisnis/Doc.

Bisnis.com, JAKARTA--Pekerja yang bekerja pada lingkungan basah rentan terkena gangguan kulit, utamanya dermatitis tangan. Upaya pencegahan rupanya tak cukup hanya menggunakan alat pelindung diri fisik, seperti sarung tangan. Tetapi juga diperlukan pencegahan secara kimiawi.

Menurut  Dokter spesialis kulit Windy Keumala Budianti, pencegahan dermatitis tangan pada pekerja lingkungan basah dapat dilakukan dengan memanfaatkan krim pelembab berbahan aktif minyak kelapa.

Dalam penelitian doktoralnya yang berjudul 'Penilaian Efektivitas dan Dermatofarmakokinetik Krim Pelembap Minyak Kelapa untuk Pencegahan Sekunder Dermatitis-Tangan Akibat Kerja pada Perajin Batik', menunjukkan bahwa pelembab minyak kelapa dan gliserin mampu penetrasi ke dalam stratum korneum dan memperbaiki sawar kulit yang mengalami penebalan dan peradangan, sehingga mampu memberi perlindungan pada perjain batik bagian pewarnaan dan pencuciaan terhadap alergen dan iritan di lingkungan kerja.

"Pelembab minyak kelapa dan gliserin dapat mencegah dermatitis-tangan. Efektivitas ini sangat dipengaruhi oleh komposisi dan kadar minyak kelapa dan gliserin yang terkandung di dalamnya. Peran minyak kelapa sangat besar manfaatnya karena fungsinya sebagai emolien dan bersifat oklusif mampu mempercepat penetrasi bahan-bahan lainnya di dalam kulit," kata Windy.

Pada penelitiannya, dijelaskan bahwa gliserin merupakan bahan yang bersifat humektan, yakni menarik air. Pelembab yang hanya mengandung humektan saja biasanya justru akan meningkatkan kehilangan cairan dari dalam stratum korneum karena tidak ada bahan yang bersifat menahan penguapan air atau oklusif.

Temuan lainnya, Windy menyebutkan kadar asam laurat dan gliserin dalam krim pelembab minyak kelapa ini, setelah 12 jam penghapusan pelembab mengindikasikan bahwa masih dapat memberi proteksi terhadap sawar kulit. Sehingga pemberian pelembab tiap 12 jam dapat direkomendasikan untuk mencegah dermatitis tangan akibat kerja pada perajin batik.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
penyakit, kulit kering, kulit

Editor : Rahayuningsih
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top