Cinta Berawal dari Perut Naik ke Hati

Ada pepatah yang mengatakan bahwa cinta berawal dari perut naik ke hati. Artinya ketika seseorang dihidangkan makanan yang dipadu dengan "bumbu" kasih sayang, akan muncul rasa cinta usai menyantap nikmatnya menu tersebut.
Dewi Andriani | 02 Februari 2019 08:26 WIB
Pakar kuliner Indonesia William Wongso. JIBI/Bisnis - Dewi Andriani

Bisnis.com, JAKARTA - Ada pepatah yang mengatakan bahwa cinta berawal dari perut naik ke hati. Artinya ketika seseorang dihidangkan makanan yang dipadu dengan "bumbu" kasih sayang, akan muncul rasa cinta usai menyantap nikmatnya menu tersebut.
 
Tentu saja untuk menghasilkan keajaiban dari makanan, semuanya berawal di area dapur. Tak heran bila dapur memiliki makna yang dalam bagi keluarga Indonesia sebagai heart of the house atau jantung hati sebuah rumah.
 
Pakar kuliner Indonesia William Wongso mengatakan saat ini dapur bukan sekadar area sederhana untuk menyiapkan makanan. Lebih dari itu, dapur telah menjadi tempat untuk hampir seluruh hal berharga dan menjadi sangat esensial.
 
“Dapur dapat memberikan pengalaman menakjubkan penuh dengan emosi sentimentil yang terus terpatri dalam memori kita sepanjang hidup,” ujarnya.
 
Apalagi bagi pasangan milenial, memasak kini seolah menjadi suatu kebanggan di tengan kesibukan dan aktivitas yang mereka lakukan. Saat bisa menyajikan masakan yang nikmat untuk keluarga atau teman-teman di rumah, suasana yang dihadirkan akan berbeda dibandingkan jika makan di restoran.
 
“Saat ini masak sudah menjadi kebanggan. Kalau bawa ke restoran semua orang bisa saja asal bayar. Tapi kalau di rumah, kita yang masak dan menjadi hostnya. Kita pasti akan menyajikan yang terbaik bagi keluarga dan tamu yang berkunjung,” tuturnya.

William menuturkan bahwa passion serta perasaan memegang peranan penting dalam memasak. Oleh karena itulah, makanan yang dimasak dengan penuh cinta dan kasih sayang hasilnya tentu akan lebih nikmat.
 
Perasaan bahagia saat memasak tersebut pun tak lepas dari penataan dan peralatan dapur yang tepat. Hal tersebut menurutnya juga turut menjadi kunci untuk menghasilkan makanan terbaik bagi orang yang kita kasihi.


 
 Tak heran bila kini dapur memiliki tampilan yang semakin menawan. Letaknya pun tidak lagi tersudut dan tersembunyi tetapi berada di area yang kerap tampil di depan, dipercantik dan dilengkapi dengan peralatan masak modern dan penataan yang menarik.
 
Memilih peralatan dapur modern menurutnya tidak hanya dapat membuat perasaan menjadi bahagia tetapi juga dapat membantu menghasilkan masakan secara lebih mudah, karena fitur yang dimiliki telah disesuaikan dengan kebutuhan di zaman sekarang.
 
“Peralatan dapur yang modern ini akan semakin memudahkan dalam proses memasak. Dengan teknologi modern peralatan masak TEKA, kita dapat memasak berbagai jenis makanan, bahkan makanan tradisional Indonesia yang terkenal rumit dengan bahan dasar yang sangat beragam,” tuturnya.
 
Rami Kuwatly, Presiden Direktur TEKA Indonesia mengatakan selama lebih dari 20 tahun hadir di Indonesia, dia melihat bagaimana dapur berubah fungsi serta maknanya bagi keluarga Indonesia.
 
Sebagai heart of the house, dapur telah menjadi tempat yang penuh cinta bagi keluarga dan sahabat. Sekaligus menjadi area yang membantu untuk menghasilkan makanan dan minuman enak dan sehat. Bahkan suasananya yang nyaman menjadikannya sebagai salah satu lokasi favorit untuk bekerja.
 
“TEKA sangat bangga dapat menjadi bagian dari momen tersebut, dengan pemahaman mendalam akan kebutuhan konsumen, TEKA berupaya hadirkan inspirasi serta momen tak terlupakan di dapur melalui rangkaian produk inovatif dan desain orisinil,”ujarnya.
 
Mengusung slogan teranyar Cook Your Way to Life beragam produk TEKA telah menjadi pilihan untuk menyempurnakan fungsi dapur yang menomorsatukan keselamatan dan memaksimalkan kemampuan memasak penggunanya berkat dukungan teknologi terkini.
 
 “Tentunya seluruh kemampuan mutakhir TEKA dapat diaplikasikan untuk menghasilkan berbagai jenis makanan, mulai dari masakan modern hingga masakan tradisional Indonesia. TEKA percaya bahwa dapur adalah tempat dimana kehidupan terjadi. Menjadi bagian di dalamnya, berarti terhubung dengan emosi sejati dalam kehidupan setiap orang.”

Tag : kuliner, dapur
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top