5 Cara Mengatasi Perut Buncit

Selain merusak penampilan, perut buncit juga menyebabkan berbagai penyakit. Berikut 5 cara untuk mengatasi perut buncit, dari cara sederhana dan mudah dilakukan hingga operasi yang membutuhkan keterampilan dokter.
Denis Riantiza Meilanova | 21 Februari 2019 14:22 WIB
Ilustrasi - fitnessformen.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - Memiliki lemak di perut adalah hal normal, namun bisa mengganggu kesehatan bila perut menjadi buncit.  Berikut cara mengatasi perut buncit yang bisa Anda simak.

Kelebihan lemak perut (perut buncit) diketahui sebagai penyebab utama penyakit seperti nyeri sendi (terutama nyeri lutut), kehilangan keseimbangan saat bergerak, masalah pencernaan seperti menimbun gas, naiknya asam lambung, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, masalah jantung, penyakit hati, batu empedu, diabetes. Bahkan ,beberapa jenis kanker.

Dilansir dari WebMD, ada empat kunci untuk mengontrol lemak perut atau mengatasi perut buncit, yakni olahraga, diet, tidur, dan manajemen stres.

1. Olahraga

Olahraga yang kuat memangkas semua lemak tubuh, termasuk lemak visceral.  Setidaknya lakukan olahraga moderat selama 30 menit setidaknya 5 hari dalam sepekan.

Bisa dilakukan dengan jalan cepat sampai berkeringat dan napas lebih keras, serta detak jantung lebih cepat dari biasanya.

Untuk mendapatkan hasil yang sama di separuh waktu, naikkan langkah Anda dan lakukan olah raga berat - seperti jogging atau berjalan. Anda harus melakukannya selama 20 menit sehari, 4 hari sepekan.Bisa juga dengan jogging atau jalan cepat di treadmill. 

Aktivitas moderat, meningkatkan detak jantung Anda selama 30 menit setidaknya tiga kali seminggu, juga membantu. Ini memperlambat berapa banyak lemak visceral yang Anda dapatkan. Tetapi untuk membakar lemak perut, Anda mungkin perlu meningkatkan latihan.

Salah satu olahraga yang bisa mengatasi perut buncit adalah plank. Mengutip Times of India, plank adalah salah satu latihan terbaik untuk pembakaran kalori. 

Plank  melibatkan beberapa otot sekaligus, sehingga menguntungkan kekuatan inti tubuh Anda.

Tidak hanya membakar lemak di sekitar area perut Anda, plank juga membuat postur tubuh yang lebih baik, fleksibilitas serta perut yang lebih kencang. Ini mungkin terlihat sederhana tetapi membutuhkan banyak ketahanan dan keseimbangan. Dengan cara ini, semakin lama Anda bisa mempertahankan posisi plank, semakin baik.

Untuk menghilangkan lemak perut, para ahli menyarankan agar Anda melakukan pose selama sekitar 60 detik untuk minimal 3 kali.

2. Diet

Tidak ada diet instan untuk menghilangkan lemak perut. Tetapi ketika Anda berdiet, biasanya lemak perut yang akan berkurang terlebih dulu.

Mendapatkan serat yang cukup dapat membantu. Penelitian Kristen Hairston, Asisten Profesor Endokrinologi dan Metabolisme di Wake Forest School of Medicine, menunjukkan bahwa orang yang makan 10 gram serat larut per hari, tanpa perubahan pola makan lain, menimbun lebih sedikit lemak visceral dari waktu ke waktu dibandingkan yang lain.

Caranya sederhana dengan makan dua apel kecil, secangkir kacang polong, atau setengah cangkir kacang pinto.

"Bahkan jika Anda menjaga semuanya tetap sama tetapi beralih ke roti berserat lebih tinggi, Anda mungkin bisa menjaga berat badan lebih baik dari waktu ke waktu," kata Hairston.

3. Tidur

TIdur yang cukup bisa membantu mengurangi lemak perut. Dalam sebuah penelitian, orang yang tidur 6 hingga 7 jam per malam mendapatkan lebih sedikit lemak visceral selama 5 tahun dibandingkan dengan mereka yang tidur 5 jam atau lebih sedikit per malam atau 8 jam atau lebih per malam.

4. Manajemen Stres

Setiap orang mengalami stres. Bagaimana Anda menanganinya penting.

Hal terbaik yang dapat Anda lakukan termasuk bersantai dengan teman dan keluarga, bermeditasi, berolahraga untuk mengeluarkan tenaga, dan mendapatkan konseling. Itu membuat Anda lebih sehat dan lebih siap untuk membuat pilihan yang baik untuk diri sendiri.

5. Operasi

Selain empat cara di atas, ada cara yang lebih ekstrem untuk menghilangkan lemak perut (perut buncit) atau untuk mengurangi berat badan, yakni operasi.  Salah satunya, pembedahaan jenis gastric banding.

Mengutip WebMD, pada operasi ini dokter bedah menggunakan karet gelang untuk meremas perut menjadi dua bagian, yakninkantong atas yang lebih kecil dan bagian bawah yang lebih besar.

Dua bagian masih terhubung oleh saluran yang sangat kecil, yang memperlambat pengosongan kantong atas. Kebanyakan orang hanya bisa makan 1/2 hingga 1 cangkir makanan sebelum merasa terlalu kenyang atau sakit. Makanannya juga harus lunak atau dikunyah dengan baik.

Kelebihan dari operasi ini adalah lebih sederhana dilakukan dan lebih aman daripada bypass lambung dan operasi lainnya. Anda mendapatkan bekas luka yang lebih kecil, pemulihan biasanya lebih cepat, dan dapat menjalani pembedahan untuk mengangkat ikatan.

Anda juga dapat mengatur ikatan di klinik dokter untuk mengencangkan ikatan dan membatasi ukuran perut Anda, dokter menyuntikkan lebih banyak larutan garam ke dalam ikatan. Untuk mengendurkannya, dokter menggunakan jarum mengeluarkan cairan dari ikatan.

Adapun efek sampingnya yang paling umum dari gastric banding adalah muntah setelah makan terlalu cepat. Komplikasi dengan ikatan bisa terjadi, mungkin tergelincir keluar dari tempatnya, menjadi terlalu longgar, atau bocor. Beberapa orang membutuhkan lebih banyak operasi.

Seperti halnya operasi apa pun, infeksi adalah risiko. Meskipun tidak mungkin, beberapa komplikasi dapat mengancam jiwa.

Bagi yang merasa perutnya buncit, bisa menentukan metode atau cara untuk mengatasi penumpukan lemak di perut.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kesehatan, olahraga, perut buncit

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup