4 Pelajaran Penting dari Ayah untuk Remaja Putrinya

Memiliki anak perempuan yang beranjak dewasa bisa jadi bikin orang tua was-was, khususnya ayah.
Tika Anggreni Purba
Tika Anggreni Purba - Bisnis.com 12 April 2019  |  12:24 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Memiliki anak perempuan yang beranjak dewasa bisa jadi bikin orang tua was-was, khususnya ayah.

Tidak jarang seorang ayah menjadi over protektif terhadap anak perempuannya di kala sang anak memasuki masa remaja. Rasanya, anak perempuan ingin terus dijaga agar aman dari segala mara bahaya, termasuk dari pria.

Lalu apa yang harus ayah lakukan? Berikut ini beberapa pelajaran penting yang dapat diajarkan ayah sebagai nasihat kepada putrinya, dilansir Psychology Today:

Pelajaran 1 : Waspada terhadap sebagian pria

Anak perempuan Anda harus memahami bahwa tidak semua pria itu baik. Buktinya, masih banyak pria yang tidak bisa menahan dirinya untuk tidak bersiul pada perempuan di jalan, atau bahkan begitu banyak kasus pria dengan sengaja melecehkan dan tidak menghargai perempuan.

Anak perempuan Anda sebaiknya mampu untuk membedakan mana pria yang jahat dan mana pria yang baik. Sebaiknya Anda membukakan ciri-ciri pria yang baik kepadanya.

Pelajaran 2: Berdandan dan berpakaian sewajarnya, sesuai tempatnya

Aturan ini terdengar bias, tetapi cara berpakaian akan menentukan kesan seseorang pada anak-anak Anda. Ajari anak perempuan Anda untuk mengenakan pakaian yang sopan dan sesuai tempat.

 Remaja perlu diajari sejak dini untuk berpakaian dan mengenakan aksesoris yang sesuai umur dan tempatnya. Katakanlah menggunakan pakaian formal saat pertemuan resmi misalnya. Hal ini akan menolong dia untuk berpakaian dengan tepat tanpa disoroti orang lain.

Hal ini terkait dengan budaya di mana perempuan lebih sering dinilai dan dihakimi karena gaya berpakaiannya. Jangan biarkan anak Anda terluka dengan penilaian orang lain hanya karena stereotip yang digunakan orang lain terhadap cara berpakaiannya.

Pelajaran 3: Orang menilai cara berbicara

Dalam proses pencarian jati diri, remaja sering kali terpaku dengan perkataan dan penilaian orang lain. Hal ini kadang melukai harga diri dan proses pencarian jati dirinya. Ajarkan kepada anak-anak perempuan Anda bahwa orang cenderung menilai dari kata-kata secara verbal maupun visual sehingga mereka perlu berhati-hati.

Untuk itu, ajari mereka untuk berbicara dengan sopan di kehidupan sosial. Tidak hanya itu, perhatikan anak Anda ketika mereka mengungkapkan sesuatu di media sosial. Pastikan anak Anda memahami bagaimana menggunakan kalimat yang tidak melukai orang lain, emoji-emoji yang sopan, dan bahasa gaul yang tidak menyinggung siapa pun.

Pelajaran 4: Pelajari dan kembangkan minat

Orang tua tak lagi bisa memaksakan anak untuk mengejar kesuksesan akademis semata. Kesuksesan tidak bergantung kepada ijazah dan nilai yang tinggi. Buka pikiran anak-anak Anda tentang pentingnya pendidikan dan menyelesaikan sekolah, sekaligus juga membuka kesempatan bagi mereka untuk mengeksplorasi diri seluas mungkin.

Arahkan anak perempuan Anda untuk menemukan minat dan bidang yang dia sukai, kemudian dukung perkembangannya dalam bidang tersebut.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
parenting

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top