Film "Kucumbu Tubuh Indahku" Dilarang Diputar di Kota Depok

Pemerintah Kota Depok, Jawa Barat, mengeluarkan surat keberatan kepada Komisi Penyiaran Indonesia untuk melarang penayangan film berjudul "Kucumbu Tubuh Indahku" di bioskop di wilayah setempat.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 25 April 2019  |  18:09 WIB
Film
Cuplikan trailer film Kucumbu Tubuh Indahku - youtube

Bisnis.com, DEPOK - Pelarangan pemutaran film terjadi di Kota Depok, Jawa Barat.

Pemerintah Kota Depok, Jawa Barat, mengeluarkan surat keberatan kepada Komisi Penyiaran Indonesia untuk melarang penayangan film berjudul "Kucumbu Tubuh Indahku" di bioskop di wilayah setempat.

"Film tersebut diduga memiliki konten negatif yang dapat mempengaruhi generasi muda," kata Wali Kota Depok Mohammad Idris, Kamis (25/4/2019).

Surat bernomor 460/185-Huk/DPAPMK tertanggal 24 April 2019 menyebutkan surat keberatan tersebut dikeuarkan dalam rangka menjaga dan memelihara masyarakat dari dampak yang ditimbulkan oleh perilaku yang dianggap penyimpangan seksual di Kota Depok.

Di samping itu, juga untuk penguatan ketahanan keluarga terhadap perilaku penyimpangan seksual beserta dampaknya.

Untuk itu Pemerintah Kota Depok mengajukan keberatan terhadap penayangan film "Kucumbu Tubuh Indahku", khususnya di wilayah Pemerintah  Kota Depok, dan meminta pihak terkait dapat menghentikan penayangan film tersebut.

Ada tiga alasan utama Pemerintah Kota Depok melarang tayangan film tersebut, yakni pertama berdampak pada keresahan di masyarakat karena adegan penyimpangan seksual yang ditayangkan di film tersebut dapat memengaruhi cara pandang atau perilaku masyarakat, terutama generasi muda untuk mengikuti bahkan membenarkan perilaku penyimpang seksual.

Kedua bertentangan dengan nilai-nilai agama.

Ketiga dapat menggiring opini masyarakat terutama generasi muda sehingga menganggap perilaku penyimpangan seksual merupakan perbuatan yang biasa dan dapat diterima, demikian Mohammad Idris.

Kisah Lengger Lanang

Kisah perjalanan hidup Juno, sejak kecil hingga dewasa menjadi penari, di sebuah desa di Jawa, yang terkenal sebagai desa penari lengger lanang. Lengger lanang adalah jenis tarian perempuan yang dibawakan penari laki - laki.

Kehidupan Juno kecil adalah kehidupan peleburan tubuh maskulin dan feminin yang terbentuk alami oleh kehidupan desa dan keluarganya. Perjalanan hidupnya selanjutnya adalah perjalanan kehidupan penuh trauma kekerasan tubuh.

Trauma kekerasan politk yang dialami ayahnya menjadikan Juno hidup sendiri . Kehidupan masa kecil Juno serba sendiri di desa miskin menjadikan dirinya menjadi ibu dan bapak bagi kehidupannya. Juno dalam kesendirian melihat banyak kekerasan yang muncul di sekitarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
film indonesia, depok

Sumber : Antara

Editor : Saeno
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top