Ibu Hamil Boleh Berpuasa, Asal Ikuti Aturannya

Puasa saat hamil boleh dilakukan pada masa kehamilan trimester 2 dan 3. Kalau pada trimester 1 juga bisa saja, tetapi jika memungkinkan alias tidak ada keluhan tertentu.
Tika Anggreni Purba
Tika Anggreni Purba - Bisnis.com 30 April 2019  |  12:40 WIB
Ibu Hamil Boleh Berpuasa, Asal Ikuti Aturannya
Ibu hamil - Antara

Bisnis.com, JAKARTA — Bagi perempuan hamil yang ingin menjalani ibadah puasa, sebenarnya boleh-boleh saja. Tetapi, ada syarat dan ketentuannya, serta sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.

Puasa saat hamil boleh dilakukan pada masa kehamilan trimester 2 dan 3. Kalau pada trimester 1 juga bisa saja, tetapi jika memungkinkan alias tidak ada keluhan tertentu.

“Ibu juga harus dalam kondisi status gizi baik dan tidak ada penyakit lain yang menyertai seperti diabetes dan hipertensi,” kata dokter spesialis gizi klinis Juwalita Surapsari dari RS Pondok Indah-Pondok Indah Jakarta. Status gizi mesti baik karena cadangan energi diperlukan saat berpuasa.

Berbagai penelitian mengenai puasa saat hamil sudah dipublikasikan. Juwalita mengatakan berbagai penelitian itu menunjukkan bahwa puasa Ramadan tidak memberikan efek yang mengkhawatirkan pada ibu dan janin. Akan tetapi, penelitian semacam ini perlu diteliti lagi lebih lanjut.

Karena ada pula hasil penelitian yang menyatakan bahwa berat badan lahir dari bayi yang ibunya berpuasa pada trimester 1 biasanya lebih rendah 272 gram dibandingkan dengan yang ibunya tidak berpuasa. Artinya berpuasa pada trimester 1 perlu dilakukan dengan berhati-hati.

Panduan sehat berpuasa selama kehamilan adalah memastikan kebutuhan kalori sehari terpenuhi saat sahur dan berbuka. Pastikan juga untuk terhidrasi dengan cukup, hindari aktivitas fisik, beristirahat cukup, dan mewaspadai tanda bahaya.

Tanda yang harus diwaspadai adalah ketika terjadi berat badan tidak naik tetapi menurun. Selain itu ibu hamil merasa haus berlebihan, jarang buang air kecil, dan urine gelap. “Juga kondisi sakit kepala, demam, mual, muntah, gerak janin berkurang, dan nyeri perut patut diwaspadai, sehingga puasa sebaiknya dihentikan,” kata Juwalita lagi. 

Orang hamil perlu memperhatikan betul kebutuhan cairan. Juwalita mengatakan bahwa ibu hamil dapat mengonsumsi susu hangat saat bangun pagi. Saat sahur silakan ditambah dengan menu makan komplet yang mengandung karbohidrat, protein, dan lemak. 

“Untuk berbuka bisa dengan kurma atau bubur kacang hijau dulu. Setelah itu bisa makan malam dengan menu sehat seimbang yang komplet,” katanya. Setelah itu diperbolehkan makan camilan sehat sebelum tidur. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
hamil, Puasa

Editor : M. Taufikul Basari
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top