Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Lakukan Cara-Cara Ini untuk Meminimalisir Sampah Makanan

Food waste atau makanan yang terbuang sudah menjadi isu penting di banyak negara di dunia. Indonesia sebagai negara pembuang makanan terbesar kedua di dunia setelah Saudi Arabia selayaknya memberi perhatian lebih akan persoalan ini.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 09 Mei 2019  |  11:12 WIB
Ilustrasi - Keranjang sampah - Bisnis/seolistic
Ilustrasi - Keranjang sampah - Bisnis/seolistic

Bisnis.com, JAKARTA - Food waste alias makanan yang terbuang sudah menjadi isu penting di banyak negara di dunia. Indonesia sebagai negara pembuang makanan terbesar kedua di dunia setelah Saudi Arabia selayaknya memberi perhatian lebih akan persoalan ini.

Di negara-negara dengan kesadaran akan pentingnya pengelolaan food waste yang tinggi, ada kampanye yang bertujuan untuk meredistribusi ugly fruit, yakni buah atau sayuran yang tampilannya jelek tetapi masih bisa dimakan.

Faiza Fauziah, Head of Partnership and Program Development Waste4Change, memberi contoh tomat, di supermarket harus yang bundarnya sempurna. "Kalau ukurannya beda-beda pasti tidak akan diterima untuk dijual," katanya.

Dengan menghitung dampak sosial dan lingkungan yang besar dari pengelolaan food waste yang buruk, sudah selayakya seluruh lapisan masyarakat memiliki kesadaran terhadap persoalan ini.

Faiza menuturkan, jika dirunut dari hirari produksi-konsumsi makanan, tahap yang paling awal bisa dilakukan oleh masyarakat dan pelaku usaha adalah mengurangi potensi food waste.

Hal itu bisa dilakukan dengan membuat meal preparation atau perencanaan pengolahan makanan. "Perencanaan ini paling penting untuk mencegah adanya food waste," katanya.

Setelah itu, makanan-makanan yang masih layak konsumsi tetapi tidak termakan harus diredistribusi. Di tingkat rumah tangga, sisa makanan tersebut bisa dibagikan ke tetangga dan kerabat.

Sementara itu, di tingkat industri dan usaha pangan, makanan yang berpotensi menjadi food waste hendaknya diserahkan ke bank-bank makanan, atau langsung dibagikan ke pihak yang membutuhkan.

Terakhir, jika terdapat makanan yang tidak layak konsumsi maka harus diolah menjadi produk yang bisa dimafaatkan untuk hal lain, misalnya kompos atau pakan ternak.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sampah food waste
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top