Ini Alasan Kenapa Membersihkan Kulit Tak Cukup Sekali

Sering kali yang menjadi problem bagi kulit adalah kulit yang berjerawat atau penuh komedo. Khusus bagi perempuan kulit berjerawat sering disebabkan oleh pemakaian kosmetik yang menempel terlalu lama.
Tika Anggreni Purba | 14 Mei 2019 03:40 WIB
Kulit wajah pria berminyak - menhealth.in

Bisnis.com, JAKARTA -- Kulit bersih dan sehat menjadi idaman baik bagi perempuan maupun laki-laki. Jangan khawatir, kulit sehat dan terawat sebetulnya sebuah keniscayaan. Asalkan Anda tahu bagaimana cara merawat kulit tersebut.

Sering kali yang menjadi problem bagi kulit adalah kulit yang berjerawat atau penuh komedo. Khusus bagi perempuan kulit berjerawat sering disebabkan oleh pemakaian kosmetik yang menempel terlalu lama.

Bagi pria, kulit wajah yang jarang dibersihkan merupakan problemnya. Apalagi bagi mereka yang sering beraktivitas di luar ruang dan terpapar polusi.

Menurut dokter spesialis kulit dan kelamin Anesia Tania di Jakarta, untuk kulit yang berminyak sebaiknya tidak menggunakan riasan wajah lebih dari 6 jam. Hal ini penting karena bahan-bahan kosmetik itu bisa terserap ke dalam pori-pori kulit.

“Zat-zat itu bisa menyumbat pori-pori apabila dipakai terlalu lama, inilah yang menyebabkan jerawat dan masalah kulit lainnya,” kata.

Dia menganjurkan untuk menghapus mekap setidaknya 6 jam sekali, kemudian melakukan pemakaian ulang setelah dibersihkan. Jika Anda harus menggunakan mekap sepanjang hari, silakan menghapusnya pada pertengahan hari. Setelah itu, baru kosmetik dapat digunakan kembali. Adapun produk kosmetik yang dapat menyumbat pori adalah bedak padat, foundation, maupun primer.

“Setiap hari kulit wajah terpapar polusi, keringat, minyak, dan sisa mekap, bayangkan semuanya itu menumpuk di kulit, ini yang bikin kulit tidak sehat,” tambahnya.

Segala jenis kotoran yang menempel di kulit wajah memang harus dibersihkan demi mendapatkan kulit yang sehat. Itulah sebabnya Tania menganjurkan untuk melakukan pembersihan wajah ganda alias double cleansing.

Anda dapat menggunakan produk pembersih yang disesuaikan dengan tipe kulit untuk menerapkan pembersihan wajah ganda ini.

Begitu banyak jenis produk pembersih seperti oil cleansing, micellar water, susu pembersih, toner, dan sabun pembersih.

Kecocokan semua produk ini tergantung pada jenis kulit Anda. Menurut Tania untuk memperoleh kulit yang bersih, pilihlah produk pembersih yang bisa membersihkan sekaligus juga lembut bagi kulit wajah.

“Double cleansing berarti membersihkan wajah dua kali agar kebersihan wajah lebih maksimal, pilih pembersih wajah yang tidak bikin kulit kering dengan memperhatikan PH-nya” ujarnya.

Kesalahan dalam memilih produk pembersih wajah bisa membuat kulit mengalami iritasi.

Dia juga menyarankan untuk membersihkan kulit wajah dua kali sehari. Namun, terkhusus bagi mereka yang aktif di luar ruang dan berkeringat, Anesia menyarankan untuk mencuci muka tiga kali sehari.

Hal-hal apa yang harus dihindari agar kulit tetap sehat? Anesia menganjurkan untuk menggunakan produk perawatan yang sesuai dengan tipe kulit, gunakan handuk yang lebih lembut, dan jangan berlebihan menggunakan produk eksfoliasi.

Pola makan juga menjadi salah satu penentu kesehatan kulit. Semakin baik pola makan Anda, makin baik pula kesehatan kulit terjaga.

Menurut dokter kecantikan dan estetika Maria Charlotte di Jakarta, asupan makanan akan mempengaruhi kesehatan kulit.

Dia menganjurkan agar lebih selektif dalam memilih makanan yang tepat demi kulit sehat. “Nutrisi makanan itu dibagi dua yaitu makro dan mikro, sebaiknya kedua hal ini dipenuhi sesuai kebutuhan,” ujarnya.

MAKRONUTRIEN

Pada saat tubuh menyerap nutrisi makanan dengan maksimal, nutrisi yang baik akan membawa dampak yang baik pada kulit. Makronutrien, kata Maria, bermanfaat untuk kesehatan kulit. Adapun, makronutrien seperti zink, asam lemak, kolin, vitamin, dan lain-lain.

“Misalnya salmon yang mengandung omega 3 itu dapat bermanfaat sebagai anti aging,” katanya. Omega 3 berfungsi untuk mencegah kerusakan kulit yang disebabkan oleh paparan sinar matahari.

Diet tinggi serat melalui sayur-sayuran juga penting demi kesehatan kulit. Sayuran banyak mengandung mikronutrien yang dapat membuat kulit lebih bercahaya dan lebih bersih.

Untuk peremajaan kulit dan mencegah jerawat Anda bisa mengonsumsi makanan yang kaya zinc seperti tiram, biji labu, hati sapi, daging sapi, salmon, brokoli, wortel, jamur, dan lain-lain.

“Selain bikin kulit glowing, nutrisi itu mencegah peradangan atau inflamasi,” katanya lagi. Apalagi, jerawat juga dapat disebabkan oleh infeksi sehingga makanan yang mengandung anti peradangan sebaiknya dikonsumsi.

Selain itu, Maria menganjurkan untuk minum air putih secara teratur. Hal ini penting untuk menjaga kelembaban kulit atau kulit tetap terhidrasi. Sejak lahir, manusia sebenarnya memiliki pelembab alami yang dapat melembabkan kulit, tetapi, pelembab alami ini hilang ketika manusia memasuki usia 20-an.

“Untuk tetap terhidrasi, aplikasikan lotion atau pelembab minimal 1 jam sekali,” katanya lagi.

Untuk menjaga kulit terhindar dari jerawat, dia menganjurkan agar jangan mengonsumsi gula dan produk olahan susu terlalu banyak. “Satu gelas susu atau produk dairy, dapat menimbulkan tiga jerawat dan komedo,” ungkapnya. Tika Anggreni Purba

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kesehatan, perawatan kulit

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup