Mom, Ayo Latih Daya Pikir Anak Sejak Usia Dini

Mulai sejak kecil usia awal 1 atau 2 tahun dikenalkan dengan buku-buku.
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 07 Juni 2019  |  20:15 WIB
Mom, Ayo Latih Daya Pikir Anak Sejak Usia Dini
Pengunjung berada di gerai ponsel pintar di sebuah pusat perbelanjaan, di Jakarta, Rabu (20/6/2018). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA — Melatih daya pikir anak sejak usia dini sangat harus menjadi salah satu perhatian bagi para orang tua. Pasalnya, hal tersebut dibutuhkan agar anak memiliki perilaku yang baik dan mampu menyikapi permasalahan serta memberikan solusi yang tepat.

Hal tersebut diungkapkan oleh Psikolog Roslina Verauli. Dia menjelaskan, menyikapi permasalahan yang dimaksud bukan tentang permasalahan yang kompleks, tetapi permasalahan kecil yang dialami oleh anak seusianya. Berbagai situasi akan muncul seiring dengan  usia si buah hati yang terus bertambah. Ini  menuntut anak memiliki daya pikir yang tanggap sehingga bisa terhindari dari hal-hal buruk seperti perundungan atau korban bully dan masalah lainnya.

“Permasalahan dan menentukan solusi terjadi sejak kita kecil, tapi memang bukan masalah ribet yang seperti dihadapi sekarang. Mereka [anak] perlu dilatih supaya bisa menentukan solusi-solusi tertentu,” katanya.

Roslina juga menyampaikan bahwa daya pikir anak berhubungan dengan kemampuannya berperilaku prososial dalam lingkungan keluarga dan sekitarnya. Oleh sebab itu, hal ini menjadi sangat penting untuk diperhatikan.

Menurutnya, salah satu langkah yang bisa dilakukan untuk mengembangkan daya pikir buah hati adalah dengan memberikan berbagai stimulasi sesuai dengan usia mereka.

Dia mencontohkan pada anak berusia 1—2 tahun, orang tua dapat mengajarkannya untuk tanggap berekspersi dan berbahasa lewat gerakan tubuh dan membacakan cerita kepada mereka.

“Mulai sejak kecil usia awal 1 atau 2 tahun dikenalkan dengan buku-buku. Dibacakan cerita-cerita supaya otaknya mulai bekerja istilahnya,” imbuhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pendidikan anak

Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top