10 Keterampilan Berharga yang Harus Diperoleh Ketika Kuliah Sambil Bekerja

Menjalani pekerjaan dan belajar bisa menjadi sebuah tantangan, tetapi juga bisa menambah nilai yang luar biasa untuk resume Anda ketika bersiap meninggalkan kenyamanan dunia akademik. Menjadi mahasiswa yang bekerja juga membantu Anda membangun jaringan profesional lebih awal, yang akan berguna dalam proses mencari pekerjaan nantinya.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 23 Juni 2019  |  02:09 WIB
10 Keterampilan Berharga yang Harus Diperoleh Ketika Kuliah Sambil Bekerja
Ilustrasi - Cambridgeinternational

Bisnis.com, JAKARTA - Menjalani pekerjaan dan belajar bisa menjadi sebuah tantangan, tetapi juga bisa menambah nilai yang luar biasa untuk resume Anda ketika bersiap meninggalkan kenyamanan dunia akademik. Menjadi mahasiswa yang bekerja juga membantu Anda membangun jaringan profesional lebih awal, yang akan berguna dalam proses mencari pekerjaan nantinya.

Ada banyak pilihan pekerjaan paruh waktu dan fleksibel di mana Anda dapat mempelajari keterampilan yang berharga. Selain pekerjaan untuk mahasiswa yang umum seperti ritel, penjualan, pengiriman makanan dan sejenisnya, internet juga memberi sarana untuk mengoperasikan bisnis online dan memberikan layanan freelance kepada audiens internasional dari mana pun Anda berada.

Apakah Anda memilih untuk mengambil pekerjaan paruh waktu konvensional atau berwiraswasta, Anda akan belajar banyak keterampilan yang berharga untuk ditambahkan ke kualifikasi akademik Anda.

JobStreet.com, situs informasi lowongan kerja terbesar di Indonesia, berbagi 10 keterampilan berharga yang dapat diperoleh ketika kuliah sambil bekerja, dan beberapa pekerjaan terbaik untuk mendapatkan keterampilan itu, di bawah ini diantaranya.

Pekerjaan yang berhadapan dengan pelanggan (contohnya kasir, sales ritel, barista, pelayan, pengiriman makanan), Anda bisa belajar tentang layanan pelanggan, komunikasi, akuntabilitas, bekerja di bawah tekananan, dan pemecahan masalah yang kreatif.

1. Layanan pelanggan
Sebagai salah satu keterampilan terpenting yang dapat dipelajari siapa pun, layanan pelanggan tidak hanya sesuai bagi mahasiswa yang berencana untuk memasuki profesi yang berhadapan dengan pelanggan ketika mereka lulus. Jika Anda melihat diri Anda bekerja di perusahaan komersial apa pun yang menjual produk atau layanan, Anda akan bersyukur memiliki pengalaman menangani pelanggan.

2. Komunikasi
Keterampilan komunikasi tidak terbatas pada keterampilan bahasa, meskipun menjadi fasih berbicara jelas merupakan bonus. Beberapa hal yang menjadikan Anda seorang komunikator yang baik misalnya terus memberikan update tentang status tugas Anda kepada anggota tim dan atasan Anda, dan juga menjaga komunikasi Anda tetap jelas dan singkat. Miskomunikasi dapat menyebabkan kesalahan yang merugikan dan menjadi masalah operasional jika dibiarkan tidak terkendali.

3. Akuntabilitas (Dapat Diandalkan)
Pekerjaan penanganan uang tunai dalam operasi ritel atau makanan & minuman adalah cara yang bagus untuk mempelajari akuntabilitas. Jika Anda terbiasa mengelola uang tunai setiap hari dan memastikan bahwa setiap perak dihitung, hal ini memberi kesan kepada calon pemberi kerja bahwa Anda dapat diandalkan dan ahli dalam angka.

4. Bekerja di bawah tekanan
Sebagian besar pekerjaan yang berhadapan dengan pelanggan juga membutuhkan kemampuan untuk tetap tenang dan menguasai diri ketika masalah muncul. Menghadapi pelanggan yang marah dan menyerang Anda langsung tentang layanan buruk yang ia terima bisa sangat membingungkan, dapat juga mengintimidasi. Menghadapi situasi yang penuh tekanan ini akan membantu Anda menjadi 'kebal' terhadap pelanggan yang marah dan memungkinkan Anda untuk tetap memegang kendali sambil meredakan situasi.

5. Pemecahan masalah yang kreatif
Saat Anda dihadapkan dengan pelanggan yang frustrasi dan tidak bahagia, Anda merasa ingin segera menuntaskan masalah dengan kreatif dan menghadirkan solusi saat itu juga. Ini cara yang bagus untuk menguji kemampuan Anda untuk berpikir dan mengasah insting kreatif Anda. Anda mungkin menemukan bahwa Anda sangat pandai menangani situasi sulit.

Sedangkan untuk layanan freelance atau penjualan online (contohnya penulis naskah lepas, desainer grafis, pemasar media sosial, desainer web, dll), beberapa keterampilan yang bisa dipetik yakni branding, pemasaran web, wirausaha, manajemen waktu, dan manajemen ekspektasi pelanggan.

6. Branding
Ketika Anda memberikan layanan freelance atau menjalankan toko online Anda sendiri, Anda akan segera menyadari bahwa branding memainkan peran penting dalam membangun basis pelanggan Anda dan menghasilkan minat pada layanan atau produk Anda. Branding, bila dilakukan dengan benar, melibatkan presentasi nama bisnis dan aspek visual yang koheren. Ini termasuk logo dan desain situs web, serta nilai-nilai merek yang jelas dan pesan yang konsisten untuk menggambarkan identitas merek yang kuat.

7. Pemasaran web
Internet telah menghilangkan batas-batas geografis dan membuat dunia jauh lebih kecil, secara efektif memungkinkan kita menemukan produk dan layanan hanya dengan beberapa penekanan tombol. Di sisi lain, internet juga merupakan tempat yang sangat bising karena merupakan pasar terbuka bagi siapa saja dan semua orang yang memiliki sesuatu untuk dijual.
Anda akan segera mempelajari pentingnya praktik pemasaran web yang baik seperti mengatur situs web profesional, memilih templat desain yang tepat untuk menampilkan produk dan/atau layanan Anda, memposting blog reguler dengan konten yang bermakna dan bermanfaat, pemasaran media sosial, dan banyak lagi.

8. Keterampilan wirausaha
Tidak ada cara yang lebih baik untuk mengasah keterampilan kewirausahaan Anda selain memulai dengan bekerja freelance atau menjalankan usaha mikro. Dengan menjadi bos Anda sendiri, Anda akan belajar keterampilan mendasar dalam menjalankan bisnis dari bawah ke atas. Keterampilan ini mencakup pengembangan produk dan layanan, penetapan harga, penjualan, branding, dan pemasaran (seperti yang dijelaskan di atas), layanan pelanggan, dan logistik (jika Anda berurusan dengan produk fisik).

9. Manajemen ekspektasi pelanggan
Kunci untuk kepuasan pelanggan terletak pada manajemen ekspektasi pelanggan. Jadikan sebagai misi Anda untuk tidak menjanjikan berlebihan dan memberikan lebih dari yang kita janjikan, dan dijamin pelanggan Anda akan bahagia setiap saat. Tentu saja lebih mudah diucapkan daripada dilakukan, ketika pelanggan mendesak Anda untuk menyetujui persyaratan layanannya dan Anda terpaksa untuk mengatakan ya demi kesepakatan.

10. Manajemen waktu
Menjadi seorang freelancer adalah ujian penting untuk disiplin dan manajemen waktu. Anda adalah bos Anda sendiri. Anda memutuskan kapan Anda ingin bekerja dan seberapa banyak Anda ingin bekerja. Itu semua luar biasa, kecuali ketika Anda berjanji untuk memberikan layanan pada tanggal tertentu, pelanggan Anda akan memegang janji itu. Gagal memenuhi yang dijanjikan dan reputasi (dan bisnis) Anda akan mengalami masalah.

Jika Anda ingin memiliki keunggulan dalam mencari pekerjaan saat Anda lulus nanti, cobalah menjadi freelancer atau mulai bisnis mikro. Anda tidak hanya akan memperoleh keterampilan kewirausahaan langsung yang berharga ketika menjadi mahasiswa yang bekerja, Anda juga akan memiliki kepercayaan diri yang baru akan kemampuan Anda. Percaya diri mungkin hal kecil, tetapi memberikan perbedaan besar akan pandangan kita terhadap kehidupan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
karier

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top